Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Nilai Tambah Bawang Merah, Dospulkam IPB University Beri Pendampingan pada KWT Warga Kabupaten Enrekang 

Yosep Awaludin • Rabu, 19 Juni 2024 | 13:44 WIB
Untuk mendukung upaya peningkatan bawang merah di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, Dospulkam IPB University menggelar kegiatan ReFORm.
Untuk mendukung upaya peningkatan bawang merah di Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan, Dospulkam IPB University menggelar kegiatan ReFORm.

RADAR BOGOR - Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan merupakan lumbung bawang merah nasional untuk wilayah Indonesia Timur. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya produksi bawang merah setiap tahunnya.

Akan tetapi, produksi bawang merah yang melimpah saat ini tidak dibarengi dengan peningkatan harga jual bawang merah itu sendiri.

Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan nilai tambah dari bawang merah untuk mensiasati penurunan harga pada kegiatan pengolahan sebagai pengembangan produk turunan bawang merah yang sudah ada.

Salah satu dosen IPB University, Nurlela menuturkan untuk mendukung Upaya peningkatan bawang merah, timnya akan menggelar kegiatan ReFORm.

Kegiatan ini dimulai dengan FGD bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pendamping penyuluh, diikuti dengan sosialisasi program, dan kemudian pelaksanaan kegiatan.

Selama program ini, KWT akan didampingi dalam mengembangkan usaha olahan bawang merah, termasuk pembuatan dan pengelolaan akun di media sosial untuk pemasaran produk melalui sosial media marketing.

Rangkaian kegiatan ReFORm diselenggarakan pada tanggal 11 – 24 Juli 2024. Tanggal 11 juni dimulai dengan FGD bersama KWT Mekar jujur.

Dilanjutkan tanggal 12 Juni 2024 diselenggarakan pelatihan dan praktek di Rumah Produksi KWT Suplir yang melibatkan 25 peserta dari 3 KWT yaitu KWT Suplir, KWT Mekar Jujur, dan KWT Gelombang Cinta, serta dihadiri pendamping penyuluh dan perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Enrekang.

Sedangkan tanggal 12-24 juli akan diadakan pendampingan pemasaran produk melalui social media marketing.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Dosen Pulang Kampung dari IPB University yang terdiri dari empat orang, yaitu Nurlela dari Prodi Manajemen Agribisnis, Eka Merdekawati dari Prodi Akuntansi, Made Gayatri Anggarkasih dari Prodi Supervisor Jaminan Mutu Pangan, dan Andini T. Tunggadewi dari Prodi Teknik dan Manajemen Lingkungan.

Pelatihan ini dimulai dengan pemaparan materi tentang Sanitasi dan Higiene dalam Pengolahan Makanan serta Inovasi Kemasan Produk Pangan bagi IRT-P Bawang Goreng (re-change).

Kemudian dilanjutkan pemaparan materi tentang pelatihan pengelolaan keuangan (re-account), serta materi strategi pemasaran (re-market) dan yang terakhir brosur dengan tema “Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Bawang Merah” (re-cycle).

"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, semangat, dan motivasi KWT di Massenrempulu dalam mengembangkan produk olahan bawang merah seperti bawang merah goreng, yang diharapkan dapat menjadi oleh-oleh khas Enrekang, Sulawesi Selatan," ujar Nurlela.

Muliana Hamid sebagai Pendamping Penyuluh KWT sekaligus mewakili Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Enrekang mengapresiasi kegiatan Dosen Pulang Kampung 2024, serta berharap kegiatan ini dapat memperkuat kerjasama KWT dengan IPB University.

Kegiatan ReFORm merupakan langkah konkret dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menciptakan peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Enrekang melalui pelatihan dan sosialisasi tentang pengolahan bawang merah, pengelolaan limbah, pembukuan sederhana, dan pemasaran produk melalui media sosial. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#ipb university #sulawesi selatan #bawang merah