Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sampah Dibuang Sembarangan, Banyak Warga Bogor 'Buta Huruf'. Ini Buktinya!

Arif Al Fajar • Jumat, 21 Juni 2024 | 14:24 WIB
Sudah ada plang larangan, tumpukan sampah liar masih menumpuk di Jalan Raya Bomang
Sudah ada plang larangan, tumpukan sampah liar masih menumpuk di Jalan Raya Bomang

RADAR BOGOR - Banyak warga Bogor 'Buta Huruf'. Tidak bisa baca. Mereka tetap buang sampah secara sembarangan. Padahal papan larangan terpampang jelas.

Kondisi itu banyak ditemukan di Kabupaten Bogor. Termasuk di sepanjang Jalan Bomang (Bojong Gede-Kemang) banyak sampah liar.

Ya, jalan yang proyeknya mangkrak itu benar-benar jadi tempat sampah liar. Pelakunya warga Kabupaten Bogor sendiri yang 'Buta Huruf'.

Pantauan Radar Bogor, Jumat (21/6/2024) siang ada 28 titik sampah liar. Dari mulai Simpang Kemang, Desa Jampang hingga Perlintasan kereta api Bojong Gede.

Tujuh dari 28 titik tempat sampah liar sudah dipasang plang larangan buang sampah. Tulisnya, 'Dilarang Membuang Sampah ke Ruang Milik Jalan (Rumija)'.

Tulisan itu dicetak dengan huruf kapital. Ukuranya besar. Kata dilarang dalam tulisan juga diberi warna merah agar lebih mudah dibaca.

Dalam plang larangan itu juga dituliskan perda tentang larangan tersebut. Deretan tempat sampah liar itu berada di kanan kiri jalan. Juga bagian tengah Bomang.

Camat Tajurhalang, Ivan Pramudya memaparkan di Jalan Bomang yang masuk wilayahnya, sudah terdapat plang dan spanduk larangan. Namun, masih saja ada oknum masyarakat yang buang sampah di sana.

"Masih ada saja yang buang sampah walau sudah dipasang plang atau sepanduk larangan," katanya kepada Radar Bogor.

Sementara itu, Panji warga sekitar mengaku sudah sering dirinya menegur, namun tetap saja banyak tumpukan sampah liar di sana. "Sudah sering diteriaki warga, yang buang yang lewat, langsung lempar," tuturnya.

Selain di sepanjang jalan Bomang, sampah liar juga banyak ditemukan di sepajang Jalan Raya Parung. Lagi-lagi, lokasi sampah liar sudah dipasang papan larangan. Namun, banyak warga Bogor yang 'Buta Huruf'.

Kepala UPT Kebersihan Wilayah Parung, Syihabudin Acep memaparkan, pihaknya sudah memasang plang larangan. Namun, setiap hari ia masih selalu menemukan sampah liar.

Ia mengaku berbagai upaya selalu dilakukan. Mulai dari sosialisasi terhadap masyarakat, hingga melakukan penjagaan.

"Sampah ini menjadi tanggung jawab bersama. Jadi kami harap peran serta masyarakat juga," tukasnya. (all)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #sampah #warga #buta huruf