Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Muncul Isu Kepala Desa Terlibat Politik Praktis Jelang Pilbup, Begini Tanggapan APDESI Kabupaten Bogor

Septi Nulawam Harahap • Jumat, 21 Juni 2024 | 14:32 WIB
Musyawarah Cabang Apdesi Kabupaten Bogor digelar di Hotel Grand Ussu, Cisarua pada Rabu (19/6/2024).
Musyawarah Cabang Apdesi Kabupaten Bogor digelar di Hotel Grand Ussu, Cisarua pada Rabu (19/6/2024).

RADAR BOGOR - Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI Kabupaten Bogor, Abdul Aziz Anwar membantah bahwa para kepala desa terlibat dalam politik praktis pada Pilkada Kabupaten Bogor.

Hal itu menanggapi adanya isu Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 DPC APDESI Kabupaten Bogor yang digelar jelang Pilbup Bogor 2024 mendatang.

"Sampai hari ini belum ada kepala desa yang bermain-main di politik," ucap Ketua APDESI kepada wartawan, Kamis (20/6/2024).

Namun demikian, Aziz mengaku masing-masing kepala desa memiliki selera pribadi dalam menentukan pilihan politiknya.

Hal itu, kata dia, sudah biasa bagi kepala desa bukan hanya di Kabupaten Bogor, namun juga di seluruh Indonesia.

"Warna-warni sudah biasa, namanya kepala desa suka dengan warna kuning, merah, coklat, dan lainnya," katanya.

Meski begitu, Aziz meminta agar para kepala desa tetap menjungjung tinggi netralitas di dalam Pilkada. Bagaimana fokus pada pengawasan tanpa mengarahkan masyarakat untuk condong ke salah satu calon.

Kepada para calon Bupati Bogor, pihaknya membuka diri selama memiliki tujuan untuk memajukan Kabupaten Bogor.

Pihaknya juga berencana akan membuat kegiatan yang mengumpulkan para calon pemimpin Kabupaten Bogor.

Dengan menghadirkan 416 kepala desa, para calon tersebut diminta memaparkan program-program yang akan dilakukan jika menjadi Bupati Bogor.

"Namun saya yakin, calon-calon bupati punya niatan memajukan Kabupaten Bogor, dan mereka putra putri terbaik," tandasnya.(cok)

Editor : Yosep Awaludin
#apdesi #kabupaten bogor #kepala desa