Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Marak Remaja Bikin Konten Tawuran di Bogor, Psikolog Sebut Akibat Kurangnya Perhatian Orang Tua

Arif Al Fajar • Minggu, 23 Juni 2024 | 19:57 WIB
Tangkapan layar konten tawuran di Tonjong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Tangkapan layar konten tawuran di Tonjong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR, Aksi pembuatan konten tawuran pelajar di Kabupaten Bogor, kian marak. Dalam sehari, dua kali aksi pembuatan konten tawuran terjadi di Kabupaten Bogor.

Pertama, para pelajar membuat konten tawuran di Jalan Raya Tonjong, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Kedua di depan Perumahan Lembah Bukit, Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Aksi pembuatan konten tawuran itu dilakukan pada Jumat (20/6/2024).

Di Jalan Raya Tonjong, tawuran terjadi pada sore hari. Videonya viral di sejumlah media sosial.

Dalam video yang dilihat Radar Bogor, nampak beberapa remaja saling serang menggunakan senjata tajam.

Sebagian lain menonton dan bersorak. Meski menggunakan senjata tajam, tidak ada satupun yang terluka.

Bukan kebal, melainkan senjata tajam yang digunakan tumpul. Di lokasi juga terlihat remaja lain sedang mengarahkan kamera ke sejumlah remaja yang saling mengayunkan sajam tumpul itu.

Aksi tawuran itu tak berlangsung lama, sekitaran 5 menit. Selepas itu, remaja tersebut membubarkan diri.

"Jumat sore kemarin. Bubar sendirinya," kata Ari, salah satu mekanik bengkel Vespa di Jalan Raya Tonjong, kepada Radar Bogor, Minggu (23/6/2024).

Kata dia, sering tawuran pelajar seperti itu meski tidak lama, bubar dengan sendirinya. Kadang juga dibubarkan warga.

"Sering di situ, kalau gak di arah masuk Bilabong, ya di tempat yang kemarin itu," ujarnya.

Sementara di hari yang sama aksi tawuran terjadi di Depan Perumahan Lembah Bukit, Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Videonya viral. Dalam video yang dilihat Radar Bogor, para remaja terlihat saling serang mengunakan senjata tajam.

Namun tawuran tak berlangsung lama, polisi datang dan membubarkan para remaja yang sedang membuat konten tawuran itu.

"Langsung dibubarkan sama anggota yang sedang patroli," kata Kapolsek Parung, AKP Doddy kepada Radar Bogor, Minggu (23/6/2024).

Sementara itu Psikolog yang juga Kepala Biro Psikologi Rumah Cinta Bogor, Retno Lelyani Dewi memaparkan, maraknya remaja tawuran maupun membuat konten aksi tawuran tidak terlepas dari kurangnya perhatian.

Sehingga, mereka mencari perhatian dengan cara-cara seperti itu. "Sehingga mereka ini mencari perhatian di luar," katanya kepada Radar Bogor.

Retno mengatakan, selain itu, aksi tawuran pelajar ini dikarenakan faktor lingkungan.

Oleh karena itu, penting baginya para orang tua untuk mengetahui dengan siapa anaknya bergaul.

Sehingga bisa terkontrol dan terpantau. Sebelumnya aksi konten tawuran terjadi di wilayah Rancabungur.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Azis memaparkan, dalam kurun waktu sebulan, pihaknya sudah lima kali mengamankan aksi tarian di wilayah hukumnya.

Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk pembuatan konten tawuran. Senjata tajam yang digunakan tumpul. (all)

Editor : Alpin.
#tawuran remaja #bikin konten #kabupaten bogor