Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ade Wardhana Garansi Jalur Dramaga Bebas Macet dalam Tiga Tahun

Imam Rahmanto • Senin, 24 Juni 2024 | 18:29 WIB
Bakal calon bupati Bogor, Ade Wardhana Adinata dalam diskusi
Bakal calon bupati Bogor, Ade Wardhana Adinata dalam diskusi

RADAR BOGOR - Kecamatan Dramaga tak bisa terlepas dari masalah kemacetan yang sudah membelitnya bertahun-tahun. Kemacetan di jalur yang menghubungkan Kota Bogor dengan banyak wilayah Kabupaten Bogor ini kian parah.

Hal itulah yang sedikitnya menjadi pembahasan dalam diskusi bersama para pemuda yang tergabung dalam Barisan Muda Ade Wardhana. Diskusi bertajuk "Belanja Masalah" itu mengambil lokasi di Cafe Alamanda Dramaga, Minggu (23/6).

Bakal Calon Bupati Bogor, Ade Wardhana hadir dalam gelaran diskusi tersebut. Sejumlah persoalan mengenai Kabupaten Bogor dikulik satu per satu. Salah satunya, persoalan macet yang sudah menjadi "penyakit menahun" bagi jalur Dramaga - Leuwiliang.

Ade tak menampik, kemacetan Dramaga menjadi prioritas yang akan dibenahinya jika bisa menjabat sebagai pimpinan daerah. Tak tanggung-tanggung, ia menekankan bakal menyelesaikan persoalan kemacetan Dramaga itu dalam jangka 2-3 tahun.

"Dengan sistem pentaheliks seharusnya bisa. Kita melibatkan semuanya untuk sama-sama mengurusi masalah kemacetan ini," yakin pengusaha sekaligus eksportir Bogor ini.

Ia menyiapkan sejumlah solusi mengatasi kemacetan Dramaga. Mulai dari solusi jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Misal, solusi jangka pendek bisa dengan menempatkan petugas-petugas di titik rawan kemacetan pada jam-jam tertentu.

Sementara solusi jangka menengah, ia bakal memperlebar jalur-jalur arteri yang sudah ada sebagai alternatif dari Dramaga. Infrastruktur jalan dikembangkan dan dibenahi agar menjadi pilihan masyarakat selain melintasi jalur Dramaga.

"Kita kan sebenarnya punya jalur alternatif, misal Rancabungur sampai ATS, itu kan jalan kabupaten. Terus, jalur Rumpin - Leuwiliang, Parung Panjang, Gunung Sindur bisa juga diperbaiki aksesnya biar jadi alternatif," papar lelaki yang juga kerap disapa kang AW ini.

Jalur alternatif itu diyakini Ade Wardhana bisa mengurangi penumpukan kendaraan di Jalur Dramaga. Jalan yang mulus dan memadai seharusnya menjadi "daya tarik" bagi masyarakat untuk memilih jalur alternatif. Tentu saja, infrastruktur harus digenjot dengan maksimal.

"Nah, solusi jangka panjangnya bisa dengan meningkatkan pilihan transportasi publik. Diantaranya kereta, LRT, MRT, atau ditambah juga dengan sistem transportasi terintegrasi, berupa bus atau lainnya. Kita bisa mengadaptasi konsep Jaklingo di Jakarta," tandas mantan Ketua DPW Perindo Jawa Barat ini.

Meski kemacetan menjadi persoalan vital di Dramaga, namun Barisan Muda Ade Wardhana juga "berbelanja" sejumlah masalah lain. Salah satunya, Ade tak luput memastikan nasib pelaku UMKM.

Bagi bakal calon bupati termuda ini, pelaku UMKM menjadi "modal" paling potensial di Kabupaten Bogor. Pun, Kecamatan Dramaga yang ternyata punya potensi sebagai salah satu kawasan oleh-oleh dari buah Pala.

"Ada UMKM yang bikin manisan Pala sudah 4 generasi. Tapi, mereka tidak pernah berkembang dan hasilnya hanya cukup untuk sehari-hari. Sementara keuntungannya siapa yang menikmati? Ternyata dijual kembali di pusat oleh-oleh di banyak tempat Kabupaten lain," papar Ade.

Padahal, lanjut Ade, mereka bisa memperbaiki kesejahteraannya jika diberikan support yang baik dari pemerintah. Lewat pemasaran dan promosi yang maksimal, potensi UMKM itu bisa digenjot optimal.(*/mam)

Editor : Muhammad Ruri Ariatullah
#ade wardhana #ekspor #bupati #radar bogor