Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Peringati HUT IBI, RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Soal Peran Bidan dalam Penurunan Kasus Stunting

Reka Faturachman • Selasa, 25 Juni 2024 | 16:53 WIB
RSUD Kota Bogor menggelar Podkes menyangkut peran bidan dalam menurunkan angka stunting, Senin (24/6/2024).
RSUD Kota Bogor menggelar Podkes menyangkut peran bidan dalam menurunkan angka stunting, Senin (24/6/2024).

RADAR BOGOR, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor menggelar Podcast Kesehatan (Podkes) menyangkut peran bidan dalam menurunkan angka stunting pada Senin (24/6/2024).

Podkes yang diadakan RSUD Kota Bogor ini untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-73 yang diperingati setiap tanggal 24 Juni.

Pada kesempatan itu, 2 bidan RSUD Kota Bogor Suci Pratiwi dan Zellina Eka tampil sebagai pembicara.

Zellin menjelaskan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis atau infeksi berulang.

Stunting ditandai dengan berat badan atau tinggi badan anak yang tidak sesuai umur dan standar yang telah ditetapkan WHO.

Gangguan ini rawan terjadi pada anak dari usia kehamilan hingga berumur 5 tahun.

"Gejala resiko yang timbul pada anak stunting di antaranya tidak ada kenaikan tinggi badan dan berat badan, sering sakit, dan tidak cerdas," terang dia.

Stunting menurut Zellin dapat disebabkan oleh sejumlah faktor resiko, mulai dari kurangnya memberi asupan makanan, tinggi badan ibu yang pendek (kurang dari 150 centimeter), HB ibu saat hamil rendah, serta infeksi yang berulang.

Di samping itu, pengetahuan ibu juga dinilai menjadi salah satu penyebab timbulnya stunting.

Pengetahuan yang rendah dianggap dapat membuat status gizi anak menjadi minim dan rawan stunting.

Oleh karena itu menurut Bidan Suci, perlu adanya peran dari pemerintah dan tenaga kesehatan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Terlebih pada bidan yang berperan mengedukasi para ibu agar memiliki pengetahuan yang cukup agar anaknya tidak mengidap stunting.

"Perlu adanya penyuluhan untuk ibu dan kader. Kami merangkul ibu-ibu PKK dan kader sehingga waspada terhadap resiko stunting dengan mrngajak masyarajat selalu skrining stunting, melakukan evaluasi dengan memberikan tablet tambah darah pada ibu hamil, dan menyampaukan pentingnya untuk mencukupi nutrisi pada ibu hamil," jelasnya.

Dia menyarankan masyarakat senantiasa melakukan pemeriksaan rutin setiap bulan untuk mengetahui tumbuh dan kembang anak. (fat)

Editor : Alpin.
#RSUD Kota Bogor #stunting #IBI