Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dinas Sosial Sebut Belum Ada Laporan Korban Game Onlie Terlarang di Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 26 Juni 2024 | 15:53 WIB

 

Sekretaris Dinas Dinas Sosial (Sekdis Dinsos) Kota Bogor Medi Sandora
Sekretaris Dinas Dinas Sosial (Sekdis Dinsos) Kota Bogor Medi Sandora

RADAR BOGOR - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, berencana memberikan bantuan sosial kepada korban game online terlarang yang terjerat kemiskinan.

Hal ini disebut sebagai cara mengatasi dampak negatif game online terlarang. Rencana ini pun mengundang pro dan kontra di masyarakat.

Banyak yang menilai hal ini membuat pelaku judol semakin senang karena bila ia jatuh miskin maka akan mendapatkan bantuan.

Adapun di Kota Bogor sendiri diketahui belum ada laporan korban judol yang terjerat kemiskinan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Dinas Sosial (Sekdis Dinsos) Kota Bogor Medi Sandora. "Belum ada laporan korban judol," katanya.

Ia menjelaskan mereka juga belum melakukan kajian lebih lanjut terkait dampak dan korban game online terlarang.

Sehingga rencana pemberian bansos ke korban game online terlarang hanya dilakukan bila ada arahan dari kementerian sosial (Kemensos).

"Kita bagaimana kebijakan dari Kemensos. Saat ini juga bansos hanya dari Kemensos," jelasnya.

Namun demikian ia tetap mengimbau agar masyarakat menghindari judol. Menurutnya hal ini hanya akan merugikan diri dan keluarga. "Tidak akan membuat kaya, tapi sengsara," ungkapnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #game online #dinsos