Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gara-Gara Kecanduan Game Online Terlarang, Mantan Pacandu Asal Bogor Ngaku Hampir Lakukan Ini

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 27 Juni 2024 | 17:37 WIB
Ilustrasi game online terlarang
Ilustrasi game online terlarang

RADAR BOGOR - Salah satu pemuda asal Cibinong Kabupaten Bogor dengan inisial A (25), mengaku pernah terjerat permainan game online terlarang, dan bahkan hampir menggadaikan motornya.

Pemuda asal Cibinong Kabupaten Bogor itu menjelaskan, awal mula dirinya terjerat kedalam permainan game online terlarang, lantaran rasa penasaran.

“Pertama mulai penasaran dengan lingkungan pertemanan yang selalu main tengah malam, dan menghasilkan uang lumayan banyak, akhirnya saya tertarik dan mulai mencoba main game online terlarang itu,” jelas pemuda itu pada Radar Bogor (27/6/2024).

Ia pun menjelaskan pertama kali main game online terlarang itu, mulai dari angka Rp50.000 hingga mencapai Rp500 ribu.

“Keuntungan paling besar waktu itu saya dapatkan saat main di Rp500.000 tentunya, saya dikasih dapet Rp2.500.000, itu keuntungan saya yang paling besar,” katanya

Dari keuntungan yang besar, pemuda dengan inisial A itu mengaku semakin tertarik dengan permainan game online terlarang, bahkan ia hampir menggadai motornya.

“Nah dari keuntungan yang gedee itu saya jadi nagih banget, sampe sampe berfikir untuk menyekolahkan motor saya,” ujarnya.

Namun beruntung, katanya, BPKB motor yang ia gunakan sehari-hari berada di tangan kedua orang tuanya.

"Tapi saya berfikir rada sulit, karena BPKB saya dipegang sama orang tua saya,” ucapnya.

Namun, pemuda asal Cibinong Kabupaten Bogor itu mengaku, kalau dirinya pernah memotong uang kuliah, agar bisa bermain judi online.

“Paling saya pernah pake uang kuliah untuk bayaran, kemudian saya potong hampir sekitar Rp200.000,” ungkapnya.

Akibat nonton podcast tentang bahaya bermain game online terlarang, pemuda asal Cibinong Kabupaten Bogor itu menegaskan kalau saat ini dia sudah berhenti.

“Dari itu saya sadar, dan memutuskan berhenti main game online terlarang,” tegasnya.

Saat ini, ia merasa hidupnya jauh lebih tenang, dan ia pun berpesan kepada masyrakat yang masih bermain game online terlarang untuk segera berhenti.

“Karena kita mendapatkan uang, kita menghasilkan uang itu tidak ada yang instan, pasti butuh proses, logikanya masa kita cuma main hp menghasilkan uang,” tandasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kecanduan #bogor #game online