RADAR BOGOR - Game online terlarang, jadi fenomena yang mengkhawatirkan di masyarakat, termasuk Bogor.
Padahal, berbagai persoalan menghantui para pelaku game online terlarang, termasuk warga Bogor, ketika telah terjerembab pada lubang kecanduan
Salah satu pemain game online terlarang di Kota Bogor, Mawar (bukan nama asli) bercerita.
Rasa penasaran dan janji kemenangan menjadi alasan dirinya terdorong untuk bermain game online terlarang.
"Saya pertama kali main game online terlarang itu di tahun 2022. Awalnya karena penasaran karena banyak yang yang main dan membicarakan itu. Katanya sering dapat menang," tutur Mawar.
Hal itu kemudian mempengaruhi Mawar yang jadi rutin membakar uangnya, untuk bermain game online terlarang. Bahkan dalam setahun terakhir ini, ia tak pernah absen membuka situs game online terlarang.
Tak hanya 1 situs, Mawar sudah pernah mengakses sekira 50 situs game online terlarang. Mulai dari mesin pencarian google hingga aplikasi.
"Saya biasanya main saat berada di rumah. Sejauh ini belum merasa berdampak ke kesehatan. Hanya kurang tidur saja," tuturnya.
Mawar mengakui, permainan haram itu membuatnya banyak kehilangan uang dan merugi. Walaupun dirinya sesekali menang dan mendapat uang dari hasil game online terlarang itu.
"Saya bukan pemain yang mengejar kemenangan besar cuma mengejar target provit jadi secara finansial kalau kalah tidak kebablasan. Tapi tetap saja rugi," terangnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga