RADAR BOGOR - Sejumlah lampu penerangan jalan di Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor padam.
Minimnya PJU dikeluhkan pedagang yang mulai mengisi kios di Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor tersebut.
Salah seorang pedagang, Gugun mengaku, kondisi Rest Area Gunung Mas Puncak Bogor masih sepi, dan terkesan gelap.
Terlebih ketika menjelang waktu sore hingga malam hari.
"Kurang penerangan, bahkan sudah ada beberapa kejadian kios yang dibobol maling sampai pada hilang barang-barangnya," ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis (27/6).
Dia pun mempertanyakan keseriusan pengelola, dalam mengoptimalkan Rest Area Gunung Mas. Sebab, kondisi minimnya PJU itu tentu membuat wisatawan enggan datang.
Sehingga, pedagang juga yang akan mengalami kerugian ketika tidak ada wisatawan yang datang dan berbelanja di Rest Area Gunung Mas.
"Ini akan sama dengan waktu uji coba yang pertama. Tiga bulan kami mengisi kios tidak ada penghasilan, sehingga kami memutuskan keluar lagi. Sekarang mau bagaimana kalau sudah ditertibkan dan dipindahkan ke sini," keluh Gugun.
Terpisah, Plt Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih membenarkan bahwa sejumlah PJU di Rest Area Gunung Mas mulai mengalami kerusakan.
Untuk itu, pihaknya berencana akan memasang sejumlah tiang PJU baru di tempat tersebut.
"Kami akan memasang sebanyak 20 titik tiang PJU untuk menunjang fasilitas di Rest Area Gunung Mas," terangnya.
Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pengelola dalam hal ini PT Sayaga Wisata berdasarkan arahan Pj. Bupati Bogor untuk mengoptimalkan Rest Area Gunung Mas.
Di samping mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian dan lain sebagainya.
Selain di Rest Area Gunung Mas, minim PJU juga terjadi di sepanjang Jalan Raya Puncak, Cisarua. Menurut Dadang, ada sebanyak 35 titik PJU yang saat ini mengalami kerusakan.
"Kami juga berkoordinasi dengan KemenPUPR untuk mengajukan PJU sebanyak 35 titik di Jalur Puncak, karena itu kewenanganya di mereka," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga