RADAR BOGOR - Dedy Sofyandi yang merupakan warga Pabuaran Kabupaten Bogor, berhasil meraup omset ratusan juta, usai menggeluti usaha mainan truk hijaiyah.
Dedy mengaku bahwa usaha mainan mobil truk hijaiyah asal Bogor itu telah ia geluti sejak 2016 lalu.
“Kalau umumnya si saya jualan mainan kayu, nah salah satu produknya mainan truk hijaiyah, nah saya usaha sejak tahun 2016, jadi ya sudah 6 tahun,” kata Dedi pada Radar Bogor.
Warga Pabuaran Kabupaten Bogor itu juga mengaku, truk mainan hijaiyahnya itu terinspirasi dari mainan yang diproduksi oleh orang orang diluar negri.
“Waktu itu saya melihat ada produk yang dari luar negri cuma dia alfabeth, akhirnya karna pingin dikenal produk sendiri, saya rubah menjadi hijaiyah,” ucapnya.
Alhamdulillah, kata dedy, mainan truk hijaiyahnya itu diberi respon positif oleh para masyrakat, bahkan bukan hanya di Kabupaten Bogor.
“Respon pasar bagus, mereka banyak yang suka, nah untuk produk mobil hijaiyah ini kita biasa jual hampir sekitar 40-50 produk keluar,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk teknik pemasarannya sendiri, Dedy menjual mainan truk hijaiyahnya melalui online di beberapa marketplace dan media sosial.
Perantau asal padang itu mengaku, bahwa dengan berjualan mobilan kayu, termasuk truk hijaiyah, dirinya dapat meraup omset ratusan juta tiap bulan.
“Kalau global siii hampir mencapai seratus jutaan, smeentara untuk satu mobil hijaiyah dijual seharga 90.000,” jelasnya.
Dedi juga menjelaskan sebelum usahanya itu berkembang seperti sekarang, dirinya pernah tidak mendapatkan omset selam 6 bulan.
“Jangnkan omset, bahkan postingan kita di media sosial aja ga ada yang komen, namun untungnya saya hari itu masih kerja,” tegasnya.
Dedi berpesan kepada masyrakat terkhusus anak muda yang ingin membuka usaha salah satu kunci sukses adalah tidak pantang menyerah.
“Jangan gampang nyerah, kan usaha yang bagus itu usaha yang dijalankan kalau kita punya rencana tapi gadijalan jalanin si kan percuma,” tandasnya (Cr1)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga