Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kelurahan Pasirjaya Panen 1,2 Ton Padi Nutrizinc Pertama di Indonesia, Disalurkan ke 18 Anak Stunting dan 27 KRS di Kota Bogor

Reka Faturachman • Jumat, 28 Juni 2024 | 13:43 WIB
Pemkot Bogor panen raya Padi Nutrizinc di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (28/6/2024).
Pemkot Bogor panen raya Padi Nutrizinc di Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (28/6/2024).

RADAR BOGOR, Pemerintah Kota Bogor, menggelar Panen Raya Padi Nutrizinc yang ditanam di Kebun Penelitian Tanaman Padi, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, pada Jumat (28/6/2024).

Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi menjelaskan, padi yang ditanam di lahan seluas 2 ribu meter persegi itu merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan Pasirjaya dan BSIP Kementerian Pertanian.

Kerja sama ini dijalin sebagai bentuk upaya penanganan stunting di Kecamatan Bogor Barat dan Kota Bogor.

"Sawah ini sudah ditanami padi selama 4 bulan. Padi yang ditanam bukanlah padi biasa, melainkan padi nutrizinc yang memiliki kandungan nutrisi zinc tinggi. Ada sebanyak 1,2 ton gabah yang dihasilkan pada panen raya ini," jelas Dudi.

Beras yang dihasilkan pada panen raya ini akan dibeli oleh Komunitas Perempuan Indonesia Maju (PIM), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Beras tersebut kemudian akan disalurkan pada 18 anak stunting dan 27 Keluarga Rawan Stunting (KRS) di Kelurahan Pasirjaya.

Pj Wali Kota Bogor mengapresiasi dan berterima kasih atas inovasi yang digagas oleh Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Pasirjaya tersebut.

Sebab, menurut dia hal ini menjadi inovasi pertama dalam penanganan stunting di Indonesia.

"Ini sangat relevan dengan program Pemerintah Pusat dan Pemkot Bogor dalam mengentaskan stunting. Karena anak-anak yang mengkonsumsi Padi Varietas Nutrizinc ini akan mendapatkan banyak manfaat dari zinc lebih banyak. Mulai dari kulit, tulang, rambut, antibodi, kognitfnya juga karena manfaatnya zinc untuk itu semua," ucap Hery.

Ia berharap ke depan inovasi penanaman Padi Nutrizinc ini dapat dikembangkan di lahan-lahan lain di Kota Bogor agar dapat menghasilkan beras yang lebih banyak lagi.

Pemulia Padi Nutrizinc, Wage menjelaskan butiran padi nutrizinc lebih ramping jika dibandingkan dengan jenis Ciherang.

Namun, memiliki konsistensi gel lebih kuat dan kandungan zinc yang tinggi yakni 34 mg 2 kali lebih banyak dari beras biasa.

Program penanganan stunting dengan beras nutrizinc dipandangnya sangat pas di Kota Bogor yang masyarakatnya menjadikan nasi sebagaia makanan pokok.

"Kalau pendekatannya lewat beras, akan berkelanjutan tinggal nanti di sampingnya ada program tambahan telur dsb. Insya Allah memperkaya program-program pencegahan stunting," terangnya.(fat)

Editor : Alpin.
#Kelurahan Pasirjaya #Bogor Barat #panen raya