Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tangis Haru Banjiri Suasana Penyambutan Kepulangan Jamaah Haji Kabupeten Bogor Kloter JKS 17

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 30 Juni 2024 | 12:30 WIB
Tangis haru dari para keluarga yang sudah menunggu jamaah haji ini membanjiri suasana kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Bogor, Minggu (30/6/2024) pagi.
Tangis haru dari para keluarga yang sudah menunggu jamaah haji ini membanjiri suasana kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Bogor, Minggu (30/6/2024) pagi.

RADAR BOGOR, Sebanyak 431 jamaah haji Kloter JKS 17 tiba di Kabupaten Bogor pada Minggu (30/6/2024). Tangis haru dari para keluarga yang sudah menunggu jamaah haji ini membanjiri suasana di Minggu pagi itu.

Diketahui, sebelumnya pesawat yang ditumpangi jamaah haji Kloter JKS 17 itu tiba di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 05.30 WIB.

Setelah itu, jamaah haji langsung menuju Asrama Embarkasi Jakarta-Bekasi tiba pada pukil 08.00 WIB.

Selesai diterima Asrama Embarkasi Jakarta-Bekasi jamaah haji kloter JKS 17 langsung kembali diberangkatkan ke Kabupaten Bogor dan tiba pada pukul 09.20 WIB.

Pantauan Radar Bogor, setibanya jamaah haji di Gedung Tegar Beriman, mereka disambut anggota keluarga yang sudah menunggu untuk menjemput sejak pagi.

Tangis haru mewarnai kedatangan para jamaah haji asal Kabupaten Bogor itu yang berpisah dengan keluarga masing-masing selama sekitar 40 hari.

“Seneng banget bahagia banget, kita bersyukur deh yaa dikasih kesehatan kekuatan sehingga kita bisa ketemu keluargaa kembali,” kata Desi Adeningsih salah seorang jamaah haji kloter JKS 17.

Pada Radar Bogor, Desi (54) juga menceritakan, selama melaksanakan ibadah haji, Ia sangat merindukan kelurga terutama cucunya.

“Yang paling ngangenin selama disana tuu kangen cucu banget,” ucap Desi pada Radar Bogor.

Meski begitu, jamaah haji asal Kabupaten Bogor itu juga tidak melupakan momen momen kebahagiaan saat diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji.

Pasalnya Desi mengaku untuk bisa berangkat melaksanakan ibadah haji dirinya harus menunggu selama kurang lebih 13 tahun.

“Pokonya sabar selama kurang lebih 13 tahun itu langsung terbayar lunas saat melaksanakan ibadah toaf, sai dan wukuf,” jelas Desi.

Terlebih, kata Desi Ia sangat terharu, saat diberikan kesempatan untuk melihat kakbah yang menjadi kiblat seluruh umat islam di dunia.

“Apalagi pas liat kakbah sedih banget terharu campur seneng, ga berenti berentinya netesin air mata,” tungkasnya.(cr1)

Editor : Alpin.
#jamaah haji #kloter #kabupaten bogor