RADAR BOGOR - Begal motor bermodus hipnotis kembali terjadi di Kota Bogor. Kasus ini terjadi pada 23 Juni lalu yang menimpa seorang anak di Ciparigi Bogor Utara, Kota Bogor.
Korban berinisial AD (16) yang sedang mengendarai motornya sepulang dari masjid di sekitar Jl. Mandala Raya, tiba-tiba diberhentikan oleh pengendara motor lain diduga pelaku begal.
Korban dipegang pundaknya kemudian diajak masuk ke gang oleh si pelaku begal. Selanjutnya, korban diminta untuk turun dari motor.
"Kemudian motor korban diambil dengan kuncinya, pelaku ngomong kalau anaknya ditabrak orang. Motor anak saya diambil untuk diperlihatkan ke anak pelaku, apakah ini motor yang menabrak," kata Ayah Korban, Andi Zaenab.
Korban saat itu mengaku tak melakukan perlawanan apapun. Kata Zaenab, korban berpikir pelaku begal adalah warga sekitar sebab tak berpakaian aneh.
"Ketika motor itu pergi baru anak saya sadar kalau dia dihipnotis. Setelah itu dia tanya warga itu apakah kenal pelaku ternyata tidak akhirnya anak saya nangis," ungkapnya.
Sesampainya di rumah, korban kemudian cerita kepada Zaenab. Penuturannya bahwa korban dua orang berboncengan menggunakan motor.
"Perawakannya gemuk dan sudah tua. Saat hipnotis selain pegang pundak, dia lihat terus mata anak saya," tuturnya.
Saat ini kasus begal modus hipnotis tersebut telah dilaporkan ke Polresta Bogor. Atas kejadian ini Zaenab harus kehilangan motor seharga Rp25 juta yang baru saja dibeli 6 bulan lalu.
"Semoga kasus ini segera diungkap oleh Polisi. Sebab polisi sudah tahu kalau modus ini ada," sebutnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin