RADAR BOGOR - Dampak kebakaran Pasar Induk TU Kemang Kota Bogor cukup besar. Puluhan kios terbakar habis beserta isinya.
Data yang dihimpun, ada sekitar 50-60 kios, dan 2 unit motor yang terbakar di Pasar Induk TU Kemang Bogor.
Mayoritas kios yang terbakar di Pasar Induk TU Kemang Kota Bogor itu menjual sayur-sayuran, makanan jadi, rempah-rempah, dan bumbu dapur.
Kanit Pasar TU Kemang Arief Iwan mengatakan, kejadian ini terjadi sekitar pukul 14:00.
Api berasal dari salah satu warung nasi di Blok C-17. Lalu merembet dan menghanguskan dua blok yaitu C-17 dan C-16.
"Belum tahu terjadi kebakarannya itu darimana entah itu dari gas maupun konsleting listrik. Namun yang pasti dari warung itu pertama kemudian menjalar," katanya.
Pemadaman api berlangsung sekitar dua jam lebih. Ada sekitar 10 unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan di lokasi.
"Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materil masih dihitung mungkin sekitar ratusan sampai miliaran rupiah," ungkapnya.
Lebih jauh, Arief memastikan distribusi barang ke pasar lain tidak berdampak signifikan. Sebab kios lain tetap beroperasi setelah api mulai padam.
"Kita ini sentra pangan kota Bogor Citayam Depok dan lain sebagainya. Jadi blok lain yang tidak terkena api melanjutkan kegiatan niaganya," bebernya.
Adapun bongkar muat sempat terhenti akibat bersinggungan dengan damkar. Namun setelah melakukan rekayasa lalulintas bongkar muat barang bisa dilakukan kembali.
"Sudah sebagian sudah beroperasi tadi hanya karena damkar lalu-lalang jadi harus diprioritaskan terlebih dahulu," jelasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga