RADAR BOGOR - Siapa warga Bogor yang doyan minum kopi di waktu sarapan?
Awas, sebab minum kopi di waktu sarapan ternyata bisa sebabkan berat badan warga Bogor naik, loh.
Padahal, kopi sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Nah, ini penjelasannya.
1. Susu
Kopi yang bisa menyebabkan berat badan naik, yaitu dari faktor penambahan susu ke dalamnya.
Tentu penambahan itu sebagai pemanis, namun ternyata membuat kopi yang kita minum memiliki kalori yang tinggi.
Walau memang susu memiliki manfaat dan mengandung vitamin A dan juga B12.
Namun, menghindari susu dalam kopi pun sudah diperingati oleh para ahli gizi, sebab nilainya melebihi jumlah kalori yang minimal yang harus masuk ke tubuh.
2. Takaran
Ukurlah asupan kopi kalian setiap harinya. Apalagi bagi yang suka ngopi ke cafe-cafe yang ada.
Baca Juga: Sungai Ciharashas Tegallega Kota Bogor Meluap, Sempat Akibatkan Banjir Lintasan
Sebab rata-rata, kopi yang kita minum di coffeeshop, memiliki kalori sebanyak 126 jika itu gelas kopi ukuran besar.
Apalagi jika kopi tersebut menggunakan susu full cream.
Jumlah kalorinya akan lebih banyak, kira-kira bisa mencapai 219 kalori.
3. Topping Tambahan
Nah, siapa yang suka nambah topping pada kopi kalian jika nongkrong di coffeeshop?
Ini juga pemicu kopi yang kita konsumsi malah menaikan berat badan.
Topping itu misalnya sirup cokelat, choco chips, permen, hingga whipped cream.
Satu lagi yang sebabkan kopi bikin berat badan kita bertambah, adalah faktor genetik yang sebabkan tubuh kita mencerna kafein.
Semakin lama mencerna kafein, menyebabkan kualitas tidur kita berubah atau bikin kita tidak bisa tidur.
Ketika tidak bisa tidur nyenyak, tubuh menghasilkan hormon Leptin dan Ghrelin. Hormon tersebut diketahui dapat meningkatkan nafsu makan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga