Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jadi Penerus Sang Ayah, Anak Ketua RW yang Viral Ikut Bantu Perbaiki Jalan Hancur di Leuwiliang Bogor

Arif Al Fajar • Selasa, 2 Juli 2024 | 19:11 WIB
Muhamad Rizki, anak Ketua RW viral yang memperbaiki jalan Rusak di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
Muhamad Rizki, anak Ketua RW viral yang memperbaiki jalan Rusak di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR, Muhamad Rizki, anak Ketua RW viral yang memperbaiki jalan Rusak di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Kini, ia mengikuti jejak sang ayah memperbaiki jalan rusak di Kecamatan Leuwiliang.

Jalan rusak di Leuwiliang itu jadi ladang amal Tedi, Ketua RW viral yang setiap hari memperbaiki jalan di perbatasan antara Bogor-Sukabumi itu.

Sejak pagi hingga sore hari waktunya dihabiskan untuk memperbaiki jalan rusak di Kecamatan Leuwiliang tersebut.

Menerima sedekah dari para pengguna jalan yang melintas. Sebagian uang digunakan untuk memperbaiki jalan.

Sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Itu dilakukan lebih dari 10 tahun.

Pekerjaan itu membuat anaknya juga terdorong untuk melakukan hal serupa memperbaiki jalan rusak.

Rizki, sapaan akrabnya, mulai ikut turun memperbaiki jalan rusak di sana. Meski belum setiap hari, seperti ayahya.

Setiap pagi ia membantu ayahnya memperbaiki jalan rusak itu. Ikut mengaduk semen hingga mengangkut pasir. Keikhlasan sang ayah menjadi inspirasi baginya.

Dia juga ingin melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain. "Sekarang ikut bapak perbaiki jalan rusak," katanya kepada Radar Bogor.

Anak kedua dari pasangan Tedi dan Rosrosita itu menjadikan sosok ayahnya sebagai panutan.

Baca Juga: Proyek DPUPR Kabupaten Bogor yang Belum Bayar Upah Pekerjanya Sempat Mangkrak

Ditengah keterbatasan ekonomi, sang ayah masih terus berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sekalipun hanya dengan menambal jalan rusak. Wejangan paling sering dilontarkan Tedi pada Rizki juga memotivasi dirinya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sang ayah selalu menekankan pada dirinya agar tidak merugikan orang lain walau hidup dalam kemiskinan.

"Aa tong ngarugikeun batur, Omar jor teuing urang jalmi nteu gaduh Oge," ucap Rizki menirukan nasihat yang sering ayahnya ucapkan.

Kata dia memperbaiki jalan rusak itu merupakan pekerjaan yang menjadi amal jariyah. Selama jalan itu dilintasi, selama itu pula amal jariyah mengalir.

Maka ia tak pernah malu untuk terus melanjutkan semangat sang ayah dalam memperbaiki jalan rusak di wilayahnya itu.

Ia berharap suatu saat nanti, banyak orang yang melakukan hal serupa. Memperbaiki jalan rusak sendiri hingga jalan rusak di sana.

Dia juga berharap pemerintah turun tangan, perbaiki jalan rusak.

"Selama ada jalan rusak di sini, insya Allah ayah dan saya selalu ada. Sampai jalan benar benar bagus," tukasnya.(all)

Editor : Alpin.
#bogor #jalan rusak #leuwiliang