RADAR BOGOR, Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu memastikan pasca relokasi PKL ke Rest Area Gunung Mas Puncak, tidak lagi ada getok Harga.
Sebab, Pemkab Bogor bakal terus melakukan pengawasan terhadap pedagang yang jualan di Rest Area Puncak.
Keterangan tersebut disampaikan Asmawa usai melaksanan rapat evaluasi penataan Puncak, pada Selasa (2/7/2024) di Kantor Bupati Bogor.
Asmawa menegaskan, rapat evaluasi tersebut sengaja dilaksanakan sebagai bentuk upaya tindak lanjut dari penataan PKL yang sudah dilakukan pada 24 Juni kemarin.
Hasil dari rapat evaluasi tersebut, Penjabat Bupati Bogor itu menyampaikan kepada wartawan, bahwa penataan rest area puncak sudah sesuai dengan perencanaan.
“Hemat kami penataan ini sudah sesuai dengan rell atau sesuai dengan yang direncanakan,” kata Asmawa pada awak media.
Asmawa juga mengaku, kalau penataan rest Area puncak tersebut bahkan lebih baik dari apa yang diperkirakan sebelumnya.
“Sebelumnya diperkirakan kurang yang akan masuk ke rest area terutama pedagang, alhamdulillah sampai posisi hari ini hampir terisi penuh dari 600 sekian kios,” jelasnya.
Sementara mengenai soal adanya getok harga di kawasan rest area, Asmawa menegaskan kalau pihaknya akan terus melakukan pengawasan.
“Sejauh ini tidak ada, pengawasan akan terus dilakukan dan itu sudah jalan,” ucap Asmawa Tosepu pada Radar Bogor.
Lebih lanjut lagi, Penjabat Bupati Bogor itu menjelaskan secara teknis kalau pedagang yang ada di rest area saat ini berbeda dengan para pedagang yang semula di pinggir jalan.
“Pada saat di rest area semuanya bisa dikonsolidasikan ada pengelolanya disana, beda dengan di kios kios atau lapak lapak yang ada di pinggir jalan,” tungkasnya.(cr1)
Editor : Alpin.