Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keluhan Pedagang dan Pengunjung Rest Area Gunung Mas, Mulai Dari Parkir Hingga Minim Lampu

Septi Nulawam Harahap • Selasa, 2 Juli 2024 | 20:39 WIB
ILUSTRASI: Kehadiran Rest Area Gunung Mas Puncak, diharapkan memberi dampak signifikan terhadap pedagang dan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Puncak.
ILUSTRASI: Kehadiran Rest Area Gunung Mas Puncak, diharapkan memberi dampak signifikan terhadap pedagang dan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di wilayah Puncak.

RADAR BOGOR, Sejumlah pedagang mulai mengisi kios-kios Rest Area Gunung Mas pasca penertiban lapak PKL Puncak, Kabupaten Bogor, pekan lalu.

Meski begitu, kondisi Rest Area Gunung Mas tersebut masih dikelukan sejumlah pedagang dan pengunjung.

Ujang, salah seorang pedagang mengaku banyak sarana-prasarana yang perlu dibenahi di Rest Area Gunung Mas.

"Memang kalau dari depan sudah bagus, tapi di bagian tengah jauh dari tempat parkirkan, jadi pengunjung masih sedikit yang datang ke tengah," ucapnya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, desain Rest Area Gunung Mas dinilai tidak adil bagi pedagang yang mengisi kios di area tengah.

Kemudian masalah penerangan. Ujang melihat banyak dari lampu di rest area tersebut yang telah rusak dan belum diperbaiki.

"Lampu taman juga banyak yang mati. Yang di pinggir jalan memang menyala, tetapi kadang masih suka mati, sudah komplain tapi belum diperbaiki," keluhnya.

Selain itu masalah air. Pada akhir pekan, kata Ujang, sarana air di Rest Area Gunung Mas terkadang mati. Adapun menyala namun dengan volume kecil.

Sehingga pedagang harus berebut untuk mendapat air. Kemudian juga masalah toilet. Menurut Ujang, seharusnya toilet untuk para pedagang dengan tamu dipisah.

"Sebenarnya pedagang juga tidak menginginkan rest area mewah, pedagang cuman ingin nyaman, dan ada tamu," jelasnya.

Berkenaan masalah harga, dia memastikan pedagang Rest Area Gunung Mas sudah bermusyawarah untuk tidak menggetok harga ke para pengunjung.

"Kita juga sekarang sudah masyawarah terkait harga, agar jangan mahal-mahal, jangan sampai jadi rusak semua, kita sama-sama masalah harga standar," tuturnya.

Sementara salah seorang pengunjung Rest Area Gunung Mas, Wawan mengeluhkan spot pemandangan Rest Area Gunung Mas yang masih kalah jika dibandingkan dengan lapak PKL.

Namun begitu, dia menyadari bahwa untuk kenyamanan dia lebih memilih untuk ke Rest Area Gunung Mas.

"Kalau nyari spot pemandangan susah, kalau yang dipinggir jalan kemarin ada bagus, tapi itu ilegal, memang lebih baik di sini ya," tuturnya.

Selain itu dia berharap, pengelola Rest Area Gunung Mas mampu menghadirkan daya tarik agar menjadi keuntungan bagi para pedagang.

"Cari peluang-peluang bagaimana meramaikan tempat ini, kemudian jangan sampai ada getok-getok harga dan parkir liar," tandasnya.(cok)

Editor : Alpin.
#bogor #Rest Area Gunung Mas Puncak #pedagang