Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jadi Daerah Penyanggah Ibu Kota, Ini Upaya Pemkab Bogor Meminimalisir Dampak Polusi Jakarta

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 4 Juli 2024 | 06:31 WIB
Petugas lakukan uji emisi di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor berupaya atasi polusi udara dengan menditeksi melalui program uji emisi secara berkala.
Petugas lakukan uji emisi di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor berupaya atasi polusi udara dengan menditeksi melalui program uji emisi secara berkala.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melakukan beberapa upaya guna meminimalisir dampak dari polusi Jakarta.

Diketahui Jakarta sendiri salah satu kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia, sehingga sebagai daerah penyanggah ibu kota, Pemkab Bogor perlu melakukan beberapa upaya guna meminimalisir dampak tersebut.

Beberapa upaya pencegahan polusi itu seperti yang dijelaskan oleh Ronny Irawan, Staf Pengendalian Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

“Pertama untuk pengendalian udara sendiri kita melakukan uji emisi berkala, biasanya di kita dilakukan di awal tahun pertengahan atau akhir,” jelas Rony pada Radar Bogor

Bahkan Rony juga menjelaskan bahwa pada tahun 2023, pihaknya sudah melakukan uji emisi berkala sebanyak 6 kali dalam kurun waktu setahun.

Tidak hanya melakukan uji emisi berkala, Rony mengaku, akhir akhir ini DLH sedang gencar melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam penanganan knalpot motor yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kita juga banyak melakukan sosialisasi terutama ke aparat kepolisian untuk pengendalian dari asap kenalpot kendaraan yang tidak standar nasional indonesia,” ujarnya.

Karena menurut Rony, kenalpot motor yang tidak ber SNI jadi salah satu penyebab emisi menjadi tinggi terutama MO2 dan SO2.

Rony mengklaim bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor sendiri tidak terkena dampak yang signifikan dari polusi udara Jakarta.

“Kalau dikita berdasarkan data hasil pengukuran sebetulnya kondisi cuaca sendiri masih relatif baik,” Ucap Rony (2/7/2024).

Pada Radar Bogor, Rony menceritakan bahwa pihak DLH Kabupaten Bogor sendiri sudah memiliki alat untuk mengukur kualitas udara di Bumi Tegar Beriman ini.

“Kita punya alat R Cuality Monitoring System (Stasiun Pemantau Kualitas Udara Ambient) ada di dua titik yang pertama di Bogor Barat dan yang kedua di leuwiliang,” ujarnya.

Meskipun begitu Rony juga berpesan kepada masyrakat Kabupaten Bogor untuk tidak membakar sampah sembarangan serta menjaga daya tahan tubuh dengan cara makan asupan bergizi. “Sesuai dengan moto DLH sendiri yaitu kita jaga alam, alam akan jaga kita,” tungkasnya. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#pemkab bogor #polusi #jakarta