RADAR BOGOR - Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyebut masih banyak titik penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Puncak dalam kondisi padam.
PJU itu merupakan milik Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pemerintah pusat dan Pemkab Bogor.
"Dari Gadog sampai Tugu, jumlah PJU milik BPTJ itu ada 223, yang menyala 137 titik, kemudian yang tidak menyala ada 86 titik," ungkap Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridho, Minggu (7/7).
Untuk PJU milik Pemkab Bogor, kata dia, ada sebanyak 341 titik. Dari semuanya, hanya sebagian kecil yang hingga kini masih dalam kondisi padam.
"Dan hampir menyala semua sekarang posisinya, tinggal sekitar 27 titik, dan itu terus kami lakukan perbaikan," katanya.
Pihaknya mengaku telah meminta BPTJ untuk segera melakukan perbaikan terhadap PJU yang bukan kewenangan Pemkab Bogor untuk dilakukan perbaikan.
Agus tidak memungkiri, Jalur Puncak menjadi minim penerangan setelah dilakukan penertiban terhadap para pedagang kaki lima (PKL).
"Memang selama ini di sana terang karena ada pedagang, ketika pedagang hilang, sudah kita perkirakan pasti gelap. Tapi kalau siang kan enak, kelihatan pemandangannya," tuturnya.
Namun demikian, pihaknya memastikan akan terus melakukan perbaikan PJU termasuk di Rest Area Gunung Mas. Sejauh ini, sudah ada 8 titik yang telah dipasang Dishub Kabupaten Bogor.
"Kita akan tambah sekitar 20 titik, termasuk juga rencana pemasangan traffic light," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga