Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Nasib Proyek Mangkrak Jalan Bomang Bogor, 7.000 Meter Lahan Belum Dibebaskan

Arif Al Fajar • Selasa, 9 Juli 2024 | 10:51 WIB
Suasana lalu lintas di ruas Jalan Bomang.
Suasana lalu lintas di ruas Jalan Bomang.

RADAR BOGOR - Kelanjutan proyek pembanguan Jalan Bomang (Bojonggede-Kemang) hingga kini belum ada pasti. Kendalanya anggaran. Proyek itupun kini mangkrak.

Jalan Bomang membentang dari perempatan Jampang hingga perlintasan kereta komuter Bojonggede. Ada tiga kecamatan yang dilewati jalan itu. Yakni Kecamatan Kemang, Tajurhalang dan Bojonggede.

Jalan Bomang dibangun untuk menyambungkan Jalan Tegar Beriman Cibinong dengan Jalan Raya Parung. Menjadi pemecah kemacetan di wilayah Utara dan tengah Bogor. Disebut juga Jalan Poros Utara-Tengah.

Namun hingga saat ini proyek Jalan Bomang mandeg. Padahal sudah dimulai pembangunan dari 2016 silam. Sudah delapan tahun.

Jalan Bomang yang tadinya jadi solusi pemecah kemacetan, kini jadi sumber masalah baru. Jadi TPS (Tempat pembuangan sampah) liar, lokasi rawan begal hingga alih fungsi lahan, seperti mulai menjamurnya PKL di sepanjang ruas jalan itu.

Untuk TPS liar, bisa ditemukan sepanjang Jalan Bomang. Berserakan hingga separuh jalan. Untuk lapak PKL juga demikian. Banyak di temukan di pinggiran jalan. Baik di pinggir jalur cepat atau lambat.

Kondisi beton di ruas Jalan Bomang juga banyak yang retak. Ada juga yang ambles. Belum lama ini baru dilakukan perbaikan dan pemeliharaan.

Soal begal, para pelaku memanfaatkan Jalan Bomang yang tak memiliki PJU (penerangan jalan umum). Sepanjang Jalan Bomang selepas magrib dipastikan gelap gulita. Tak banyak warga yang melintas di malam hari.

Camat Tajurhalang, Ivan Pramudya mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pemasangan PJU untuk menekan angka kriminalitas di wilayahnya. Kata dia sudah dilakukan pengukuran. Selanjutnya tinggal menunggu pemasangan.

"Sudah diajukan, sudah diukur jarak antar tiang lampunya, tinggal menunggu pemasangan," kata Ivan kepada Radar Bogor.

Untuk penuntasan ruas Jalan Bomang sendiri, Pemkab Kabupaten Bogor angkat tangan. Sekertaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor Edi Mulyadi mengatakan, mereka melimpahkan ke pemerintah pusat.

"Secara keseluruhan sudah diusulkan untuk ditangani Kementerian PUPR terkait inpres jalan daerah," katanya kepada Radar Bogor.

Edi mengatakan, saat ini masih menunggu pembebasan lahan. Masih ada 7.000 meter lahan yang belum dibebaskan untuk proyek Jalan Bomang itu. (all)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #proyek #Jalan bomang