RADAR BOGOR - Upaya mengatasi persoalan TPS (Tempat Pembuangan Sampah) liar di ruas Jalan Bomang (Bojonggede-Kemang) terus dilakukan. Baik itu oleh warga setempat maupun Pemerintah Kecamatan Tajurhalang.
Salah satunya yakni dengan memanfaatkan lahan yang berada diantara jalur cepat dan lambat Jalan Bomang menjadi ladang.
Beberapa lahan sekitar di Jalan Bomang yang biasanya dijadikan TPS liar mulai dijadikan kebun. Paling banyak ditanami singkong.
Adang salah satu warga mengatakan, hal itu dilakukan sekolompok masyarakat agar lahan tersebut tidak menjadi sarang ular hingga tempat pembuangan sampah. Sehingga ada berapa warga yang memilih mengelolanya menjadi kebun.
"Dulu di sini banyak sekali sampah liar, sekarang sudah ditanami singkong. Alhamdulillah geser yang buang sampahnya," katanya kepada Radar Bogor Selasa (9/7/2024).
Kata dia, jika semua lahan kosong diantara jalur cepat dan lambat ini ditanami tanaman, bukan tidak mungkin bisa menanggulangi sampah liar yang banyak di buang di ruas Jalan Bomang.
"Jadi lahan juga terurus, menghasilkan juga. Ada yang mau buang sampah jadi mikir dua kali. Terbukti lebih efektif ketimbang dipasang papan larangan atau spanduk larangan buang sampah," akunya.
Hal inipun disambut baik oleh Camat Tajurhalang Ivan Pramudya. Kepada Radar Bogor ia mengatakan, penanggulangan sampah di ruas Jalan Bomang ini terus dilakukan.
Termasuk dengan melakukan penanaman pohon di sepanjang Jalan Bomang yang ada di wilayah Tajurhalang.
"Iya, sebagian digarap warga dijadikan kebun, nanti jga akan ditanami pohon. Sehingga tidak ada celah untuk buang sampah sembarangan," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin