RADAR BOGOR, Meski satu-satunya perusahaan pengelola air minum untuk masyarakat Kabupaten Bogor, kondisi ini tidak membuat Perumda Tirta Kahuripan tutup mata dalam mengetahui posisi tingkat kepuasan pelanggannya.
Tentunya hal tersebut dapat diketahui dengan menilai korelasi antara harapan yang diinginkan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan Perumda Tirta Kahuripan.
Direktur Umum Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Abdul Somad mengatakan bahwa di era globalisasi teknologi dan informasi membuat dunia bisnis semakin dinamis dan bergerak cepat.
Sehingga mengetahui tingkat kepuasan pelanggan sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnis dalam jangka panjang.
“Tentunya ii harus disikapi serius dan tepat sasaran. Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) kali ini akan merinci faktor penentu kepuasan, seperti kualitas pelayanan, kualitas produk, kesesuaian harga, hingga faktor ekonomi dan pribadi pelanggan," ujar mantan wartawan Radar Bogor ini.
Sehingga dengan data SKP ini, pimpinan Perumda Tirta Kahuripan dapat mengetahui standar produk dan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
“Hasil SKP ini akan menjadi pedoman perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan khususnya di komponen yang masih lemah, sehingga produk air bersih baik secara kualitas, kuantitas dan kontinuitas berbanding lurus dengan kualitas pelayanannya," ungkapnya.
Menurut Abdul Somad, nantinya akan mengurangi aduan keluhan pelanggan sekaligus mencegah pelanggan menggunakan air tanah berlebihan yang justru merusak lingkungan lebih luas.
Untuk diketahui survei ini akan dilakukan kepada 1.107 pelanggan dari kelompok rumah tangga (domestik) yang dilaksanakan PT Multi Utama Risetindo.
Mereka menurunkan 33 petugas surveyor yang dilengkapi kartu tanda pengenal dan surat tugas dari Perumda Tirta Kahuripan.
Survei akan dilaksanakan pada 8 Juli hingga 10 Agustus 2024 dan untuk info lebih lanjut terkait SKP tersebut dapat menghubungi call center.(abi)
Editor : Alpin.