RADAR BOGOR - Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Bogor bersama dengan PT Penerbit Erlangga, menggelar pelatihan literasi dan numerasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka (KM) di Gedung Tegar Beriman, Kamis (11/7/2024).
Kegiatan pelatihan literasi tersebut, diikuti oleh 600 peserta yang merupakan kepala sekolah dan guru TK yang ada di Kabupaten Bogor.
Tidak hanya mengikuti pelatihan literasi, para peserta juga diajak mensimulasikan kurikulum merdeka dengan kegiatan yang menyenangkan, salah satunya penggunaaan barang-barang bekas.
Manager PT Penerbit Erlangga Cabang Bogor, Erwan Setiawan, menjelaskan kegiatan ini sengaja diselenggarakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bogor.
“Saya lihat banyak lembaga lembaga ataupun satuan pendidikan, maupun guru-guru dan kepala sekolah yang masih bingung cara implementasi kurikulum merdeka,” jelas Erwan.
“Oleh karena itu kami di sini hadir, tentunya untuk mensupport kemajuan dunia pendidikan, jadi kami berkolaborasi dengan IGTKI,” tambahnya.
Erwin menegaskan, bukan hanya melalui kegiatan pelatihan seperti ini, pihaknya juga sudah siap mensupport buku-buku yang bisa dijadikan modal oleh para guru mengimplementasikan kurikulum merdeka.
“Ada banyak buku yang bisa dijadikan oleh para guru untuk modal proses KBM sekolah yang kami sesuaikan tentunya dengan kurikulum merdeka, kami siap dan mempunyai prodak dari jenjang TK sampai ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan literasi itu juga dihadiri Ketua IGTKI Kabupaten Bogor, Riyatmi, ia merasa senang sebab ada yang mensupport kegiatan untuk meningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bogor.
“Alhamdulillah, guru-guru sangat berterimaksih kepada Erlangga karena kegiatan ini di sponsori tunggal oleh Erlangga, mudah-mudahan semakin berkembang dan jaya,” katanya pada Radar Bogor.
Riyatmi berharap agar nantinya para peserta yang hadir dapat memahami setiap materi yang disampaikan saat pelatihan terkhusus dalam hal literasi dan numerasi.
“Nantinya guru-guru bisa mengimplementasikan hasil dari kegiatan ini disekolah masing masing,” tungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin