Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pengelola SPBU di Kota Bogor Belum Terima Aturan Resmi Soal Pembatasan Subsidi BBM

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 11 Juli 2024 | 18:46 WIB
Suasana salah satu SPBU di Jalan KH Abdulah Bin Nuh Kota Bogor, nampak septi, Kamis (11/7/2024). Pemerintah berencana membatas subsidi BBM dalam Waktu dekat.
Suasana salah satu SPBU di Jalan KH Abdulah Bin Nuh Kota Bogor, nampak septi, Kamis (11/7/2024). Pemerintah berencana membatas subsidi BBM dalam Waktu dekat.

RADAR BOGOR, Rencana pembatasan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah pusat, saat ini tengah ramai diperbincangkan masyarakat.

Rencana pembatasan subsidi BBM ini pertama kali diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menilai subsidi BBM saat ini tidak tepat sasaran, sehingga perlu dibatasi. Namun, rencana ini nampaknya belum diterapkan menjadi peraturan resmi.

Sebab, pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kota Bogor belum ada rencana penerapan aturan itu dalam waktu dekat.

Salah satunya Manager Sumber Daya Manusia (SDM) SPBU 34.16.108, Bogor Timur, Bahriun yang mengaku pembatasan subsidi BBM baru sebatas informasi.

Sedangkan, peraturan resmi dari Pertamina tentang pembatasan subsidi BBM belum dikeluarkan hingga saat ini.

"Saya hanya baca berita dari media-media bahwa pak Luhut akan meninjau ulang subsidi yang dinilai terlalu besar," katanya, Kamis (11/7/2024).

Ia sendiri menilai, subsidi yang diberikan memang cukup tinggi. Saat ini diketahui BBM yang mendapat subsidi dari Pemerintah yaitu Pertalite dan Solar.

"Subsidi untuk pertalite sebesar Rp1.750 per liter, kemudian Bio Solar sebesar Rp4.000 lebih per liternya," sebutnya.

Bahriun menjelaskan informasi yang dia terima subsidi BBM nanti akan diberikan lewat aplikasi My Pertamina.

Namun, ada sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi seperti jenis dan CC kendaraan.

"Jika kendaraan motor atau mobil ini tidak terdaftar dalam My Pertamina akan mendapatkan ke BBM Non Subsidi," ungkapnya.

Lebih jauh, dirinya sendiri menerangkan hanya bisa mengikuti aturan yang akan diberlakukan. Walaupun nanti pasti pihaknya akan menerima banyak pertanyaan terkait pembatasan BBM bersubsidi ini.

"Kami pengusaha hanya siap saja dengan aturan pmbtasan subsidi BBM. Jadi, sekarang kami nunggu pengumuman resminya terkait aturan detailnya seperti apa," bebernya.(rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #spbu #subsidi bbm