RADAR BOGOR - Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Sangkuriang Maritim Hotel Institute resmi membuka Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum 2024.
Kegiatan ini digelar di Kampus LKP Sangkuriang, Jl. Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Jumat (12/7/2024).
Direktur LKP Sangkuriang MHI Bogor, Theo George Gill mengatakan kegiatan ini bagian dari program Platinum Kemendikbudristek.
Mereka dipercaya untuk menjalankan program Platinum untuk memberikan pelatihan dan modal usaha ke peserta.
"Peserta sebanyak 25 orang ini mendapatkan beasiswa lewat program Platinum tadi sebesar 15 juta per anak. Beasiswa itu akan didapatkan dalam bentuk pelatihan dan modal usaha," katanya kepada Radar Bogor.
Pelatihan yang akan diterima peserta yaitu pembuatan kopi. Mereka akan dilatih selama 50 hari untuk menjadi Barista handal.
Nanti setelah selesai pelatihan mereka akan mendapatkan modal usaha berbentuk alat, bahan, dan kendaraan untuk berjualan kopi tersebut
"Keluaran kegiatan ini adalah wirausahawan kopi kekinian atau nama mereknya itu Es Kopi Lingga. Jadi mereka akan dapat fasilitas untuk menjual kopi ke masyarakat," ungkapnya.
Dirinya menjelaskan peserta yang terpilih untuk kegiatan ini merupakan anak muda berusia 15-24 tahun.
Mereka semua tidak sedang bekerja maupun kuliah sehingga diharapkan akan menjadi wirausaha muda baru.
"Ini sudah kegiatan rutin setiap tahunnya dengan tema yang menyesuaikan kebutuhan industri. Jadi kami harapkan ini bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Bogor," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor Hendres Deddy Nugroho berharap kegiatan ini bisa menjadi peluang untuk anak muda membuka usaha. Kedepannya usaha itu bisa menyerap tenaga kerja untuk lingkungan sekitarnya.
"Kegiatan ini dikhususkan untuk jadi barista yang membuat kopi kekinian. Jadi memanfaatkan tren untuk mendapatkan penghasilan," bebernya.
Hendras menyebut, kegiatan pelatihan kewirausahaan selalu mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kota Bogor.
Tidak hanya di LKP Sangkuriang namun juga yang digelar dibeberapa tempat lainnya.
"Ini tujuan utamanya selain memberikan bekal keterampilan usaha untuk generasi muda, juga menjadi cara mengurangi pengangguran di Kota Bogor," katanya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin