RADAR BOGOR, Upaya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, merelokasi utilitas kabel optik (internet) mulai menunjukan hasil baik.
Bilangan Jalan Ahmad Yani, Otto Iskandardinata, hingga kawasan Alun-alun Kota Bogor yang menjadi pilot project program relokasi itu kini bebas kabel udara dan tampak lebih rapi.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, program tersebut saat ini sudah hampir rampung.
Seluruh kabel optik yang awalnya menjuntai di udara kini sudah direlokasi ke bawah tanah.
"Untuk yang di Ahmad Yani ada 18 provider, sekarang sudah selesai dan tersambung semua. Sisanya tinggal membereskan kabel udaranya saja. Sebagian sudah kami potong, tinggal dirapikan akan dilakukan secara bertahap karena lumayan panjang sampai 2 kilometer," terang dia kepada Radar Bogor, Jumat (12/7/2024).
Di sisi lain, pihaknya juga telah menyurati dan berkomunikasi dengan PLN. Rena meminta PLN untuk segera membuat perencanaan relokasi utilitas mereka ke dalam tanah.
Dia mendorong agar PLN memeriksa kembali utilitas milik mereka yang kondisinya kurang baik untuk diperbaiki.
Misalnya mengencangkan kabel yang mengendur atau mengganti tiang yang kondisinya jelek.
"Untuk yang di Jalan Otista hingga Alun-alun saat ini sudah berada di tahap perapian galian. Di sana ada 22-25 kabel provider yang direlokasi. Kami minta pekerja di sana untuk mengembalikan kondisi trotoar yang digali seperti sedia kala," terang Rena.
Selain merelokasi utilitas di kedua kawasan pilot project, Dinas PUPR juga gencar melakukan penertiban pada tiang-tiang utilitas baru yang dipasang tanpa izin.
Tiang dan kabel internet itu diguntinh dan dicabut lantaran dinilai membuat tata kota menjadi semrawut.(fat)
Editor : Alpin.