RADAR BOGOR - Sejumlah member Superstar Fitness Bogor melakukan aksi demonstrasi, di salah satu mall di Bogor pada, Sabtu (13/7/2024).
Mereka menuntut pihak pengelola fitnes untuk mengembalikan uangnya, karena Fitness Superstar Bogor yang berlokasi di salah satu Mall yang ada di Cibinong itu tidak kunjung beroperasi.
Para member Fitness Superstar Bogor yang melakukan aksi itu, sudah berkumpul sejak pukul 14.00 WIB sambil membawa banner yang berisi tuntutan pengembalian uang.
Salah seorang member dengan inisal V mengaku, kalau dirinya pernah dijanjikan bahwa Superstar Fitness yang berlokasi di salah satu Mall Cibinong itu akan dibuka pada bulan Desember lalu.
“Kita membayar full pada bulan september dan dijanjikan akan dibuka pada bulan desember 2023, sementara sampai sekarang kita belum ada kejelasan,” tegasnya.
Seorang member berinisal V itu juga mengaku kalau pihaknya telah melakukan konfirmasi ke pihak Mall yang ada di Cibinong terkait alasan Superstar Fitness disana tidak kunjung beroperasi.
“Mereka menyampaikan ada pemutusan kontrak sepihak dari pihak superstar makannya kita melakukan aksi seperti hari ini,” ujar V.
Jumlah dana yang sudah dibayarkan oleh para member kepada pihak pengelola Superstar Fitness, menurut pengakuan inisial V itu beragam, mulai dari Rp2 juta hingga Rp12 juta rupiah.
“Jadi kalau ditotal semua hampir kurang lebih Rp500 jutaan, karena membernya pun ada ratusan,” katanya saat dikonfirmasi oleh Radar Bogor.
Belum sempat melakukan penyampaian orasi, para member yang melakukan aksi demonstrasi itu langsung di ajak untuk audiensi, dan bertemu dengan kuasa hukum Superstar Fitness.
Namun lagi-lagi, seorang member berinisial V itupun menceritakan kalau hasil pertemuan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
“Kita belum ada kejelasan apapun belum ada titik temu, mungkin kita akan lanjutkan ini ke jalur hukum,” ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum Superstar Fitness Daniel Hutabarat menceritakan alasan tidak beroperasinya Superstars Fitness di Mall yang ada di Cibinong itu lantaran terjadi miss komunikasi antara kedua belah pihak.
Danial Hutabarat itu pun mengaku pembatalan Superstar Fitness di salah satu Mall yang ada di Cibinong itu membuat pihak perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar.
“Kami sudah sempat invest untuk bayar pembangunan dan itu tidak murah dan ada uang deposit yang memang kita juga minta untuk segera dikembalikan,” terangnya.
“Di mana uangnya nanti akan digunakan untuk member member yang minta uangnya dikembalikan,” sambungnya.
Kuasa hukum Superstar Fitness itu mengklaim, kalau ada beberapa member yang penyelesaiannya tidak masalah untuk pindah membershipnya, dari star fitness yang di Mall Cibinong ke kawasan Sentul.
“Kami berikan kompensasi misalnya penambahan jumlah latihan, dari yang 6 bulan menjadi satu tahun, satu tahun jadi dua tahun dan ada member member yang kompenasasinya all akses kepada star fitnes di seluruh Jakarta ini,” jelasnya.
Tetapi saat ditanya mengenai member yang menuntut uangnya untuk dikembalikan, Daniel menyampaikan itu merupakan keputusan dari pihak management Superstar Fitness.
“Termasuk ada yang minta dikembalikan kami akan sampaikan ke pihak management dan keputusannya disana, apakah itu refound atau ada pennyelesaian lain mungkin ada dari member member lain yang mau dipindah kesini,” tungkasnya.
Tapi para member yang melakukan aksi demonstrasi tersebut menolak jika penyelesaiannya pemindahan member ke mall di kawasan Sentul, lantaran lokasinya terlalu jauh dengan tempat tinggal mereka. (cr1)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga