RADAR BOGOR - Debu jalanan berterbangan di ruas Jalan Parung Panjang - Bunar Senin (15/7/2024) siang.
Debu jalanan itu tak sepekat biasanya. Lantaran tak ada truk tambang yang melintasi Jalan Parung Panjang itu sejak pagi.
Suasana ini langka. Jarang terjadi. Di sepanjang Jalan Parung Panjang itu biasanya selalu dipadati truk tambang.
"Sepi, enak gak banyak truk tambang," kata agung warga sekitar kepada Radar Bogor Senin (15/7/2024).
Sepinya Jalan Parung Panjang - Bunar dari truk tambang itu dikarenakan adanya rekontruksi jalan tersebut. Sejak pagi, sejumlah alat berat sudah mulai berada di lokasi. Sudah mulai ada pengerjaan.
Pemandangan alat berat itu terlihat di Desa Renggas Jajar, Kecamatan Cigudeg. Masih masuk ruas jalan yang akan direkontruksi.
"Pengerjaan 150 hari kerja," kata Pelaksana Rekontruksi Jalan Parung Panjang, Ari Kusdinar kepada Radar Bogor Senin (15/7/2024) siang.
Kata dia, jalan yang akan direkonstruksi sepanjang 1,106 kilometer. "Untuk lebar jalanya variatif," tuturnya.
Sementara itu Ishak, Warga Parung Panjang berharap, usia diperbaiki, dilakukan pengaturan tonase truk yang melintas. Karena jika tidak diatur, hanya buang-buang anggaran. Jalan cepat rusak.
"Kapasitas truk kan 8 ton, yang melintas ini lebih dari 20 ton. Jadi kalau masih seperti ini, nanti cepat rusak," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin