RADAR BOGOR, PT SSBP atau Sumber Sari Bumi Pakuan memastikan bahwa rencana peningkatan atau perbaikan akses jalan ke wisata Telaga Saat tidak akan mengganggu ekosistem alam di Perkebunan Teh Ciliwung, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Peningkatan jalan menuju Telaga Saat yang rencananya menggunakan Paving Block akan dilakukan tanpa mengurangi resapan air di wilayah tersebut.
Bagian Manajemen PT SSBP, Heri mengatakan, pihaknya telah melakukan kajian sebelum adanya rencana peningkatan akses menuju Telaga Saat.
"Kami melibatkan ahli konservasi tanah dan air, agar bagaimana peningkatan jalan tidak mengganggu resapan air. Salah satunya dengan menggunakan material paving block," ungkapnya kepada Radar Bogor, Senin (15/7/2024).
Menurutnya, rencana pemasangan paving block akan dilakukan mulai dari pintu masuk depan hingga ke Telaga Saat sepanjang kurang lebih 4 kilometer.
Nantinya, dari peningkatan jalan itu diharapkan dapat membuat nyaman wisatawan yang memasuki wilayah Perkebunan Teh Ciliwung.
"Selama ini memang sering dikeluhkan karena kondisi jalan yang bebatuan, makanya manajemen merespon dengan mempersiapkan rencana itu," jelasnya.
Namun demikian, lanjut Heri, peningkatan akses menuju ke Telaga Saat itu akan dilaksanakan setelah pembangunan pabrik teh milik PT SSBP rampung.
Hal itu untuk menghindari kendaraan besar yang masih lalu lalang untuk kepentingan pembangunan pabrik teh tersebut.
"Kami juga masih melihat perkembangan di lapangan, apakah masih ada yang ragu terkait konservasi air. Namun kami pastikan bahwa kami komitmen dalam menjaga Perkebunan Teh Ciliwung bahkan satu pohon pun," tegasnya.
Sementara itu, Camat Cisarua, Heri Risnandar menilai langkah PT SSBP yang merencanakan peningkatan akses jalan ke Telaga Saat sangat baik. Terutama dalam memberikan pelayanan ke wisatawan.
"Tentu itu dalam rangka pengembangan wisata di wilayah, namun memang dengan catatan harus melalui kajian agar tidak menganggu ekosistem alam," tandasnya.(cok)
Editor : Alpin.