Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siapa Warga Bogor yang Hari Gini Masih Suka Mabuk Perjalanan? Ikuti 7 Cara Atasinya

Rani Puspitasari Sinaga • Kamis, 18 Juli 2024 | 12:46 WIB
Ilustrasi mabuk perjalanan
Ilustrasi mabuk perjalanan

RADAR BOGOR - Mabuk perjalanan adalah salah satu hal yang sering mengganggu saat bepergian.

Seringkali, banyak orang termasuk warga Bogor yang mungkin mengalami mabuk perjalanan saat berpergian.

Mabuk perjalanan itu juga bisa disebabkan oleh beragam faktor.

Mabuk perjalanan biasanya terjadi pada anak-anak, tetapi ada banyak orang dewasa yang mengalaminya.

Mabuk perjalanan bisa mengganggu aktivitas dan membuat perjalanan tidak menyenangkan, meskipun tidak berbahaya.

Oleh karena itu, untuk menghindari mabuk dalam perjalanan, kondisi ini harus ditangani.

Begini caranya mengatasi mabuk perjalanan :

1.⁠ ⁠Tentukan Posisi Duduk yang Nyaman

Ketika Anda duduk menghadap ke belakang atau samping, mabuk perjalanan dapat menjadi lebih parah atau mudah kambuh.

Oleh karena itu, cobalah untuk mengubah posisi duduk Anda agar Anda merasa paling nyaman saat berada di kendaraan Anda.

Contohnya, jika Anda berada di kapal, kereta api, atau bus, hindari menghadap belakang dan duduk di posisi menghadap ke depan saat berkendara dengan mobil.

Hal ini mungkin dapat membantu mengurangi rasa mabuk yang Anda alami selama perjalanan.

2.⁠ ⁠Hindari Mengonsumsi Makanan yang Terlalu Mengenyangkan Sebelum Bepergian

Sangat penting untuk mengisi perut sebelum perjalanan, tetapi jangan terlalu banyak karena guncangan dari kendaraan dapat menyebabkan pusing dan nyeri.

3.⁠ ⁠Menyediakan Aroma Terapi

Baca Juga: Proyek Tol BORR Seksi III B-Junction Salabenda, 3 Hektare Tanah di Parakanjaya Terdampak

Menghirup aromaterapi atau minyak angin dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan yang timbul akibat mabuk selama perjalanan.

Minyak esensial seperti lavender, lemon, kayu putih, atau rempah-rempah seperti kapulaga dan adas, dapat memberikan aroma tersebut.

4.⁠ ⁠Mengonsumsi Makanan Ringan atau Permen

Makanan ini, meskipun disebut sebagai makanan ringan, sangat efektif untuk mengurangi mual dan pusing selama perjalanan.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membawa makanan ringan untuk teman saat bepergian. Untuk mengurangi rasa mual, bawalah snack seperti keripik, makanan manis, buah-buahan, dan permen dengan rasa mint.

5.⁠ ⁠Istirahat yang Cukup Sebelum Bepergian

Kondisi tubuh yang baik diperlukan selama perjalanan dengan kendaraan, terutama yang memakan waktu lama.

Oleh karena itu, pastikan Anda telah menerima cukup istirahat sebelum bepergian agar Anda dapat memulai perjalanan dengan penuh energi. Pusing dan sakit kepala selama perjalanan sangat mungkin terjadi karena kurangnya waktu istirahat.

Baca Juga: Penampakan Sungai Cikaniki Bogor Diduga Tercemar Limbah PETI, Sebagian Berwarna Cokelat Pekat

6.⁠ ⁠Hindari Bermain Ponsel atau Membaca Buku

Karena aktivitas tersebut dapat menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata, membaca buku atau bermain ponsel selama perjalanan dapat menyebabkan pusing atau mual.

Karena adanya guncangan saat dalm perjalanan, tubuh berusaha mengembalikan keseimbangan saat mata terfokus pada satu titik. Saat itulah Anda akan merasa sakit atau pusing.

7.⁠ ⁠Konsumsi Obat Mabuk Selama Perjalanan

Disarankan untuk mengonsumsi obat antimabuk satu hingga dua jam sebelum perjalanan, mabuk perjalanan bukan penyakit serius.

Obat ini dapat diambil sebelum atau setelah gejala muncul. Dokter biasanya meresepkan domperidone, metoclopramide, atau ondansetron untuk mencegah mabuk perjalanan.

Namun, perlu diingat bahwa efek samping obat pencegah mabuk perjalanan itu adalah rasa kantuk. Oleh karena itu, untuk menghindari mabuk saat mengendarai mobil, hindari mengonsumsi obat.

Penyusun : Novia Rahmadaniah / ITB Vinus Bogor

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #mabuk perjalanan #penyakit