RADAR BOGOR - Usai penonaktifan KTP Jakarta beberapa waktu lalu berdampak bertambahnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah Kabupaten Bogor.
Tercatat setidaknya DPT Kabupaten Bogor bertambah 34 ribu, yang semula 3.889.441 pemilih kini menjadi 3.924.292 pemilih.
Kepala Divisi Bidang Data dan Informasi pada KPU Kabupaten Bogor Asep Saepul Hidayat mengatakan, terjadi penambahan 34 ribu DPT pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti.
"Untuk penyebab penambahan DPT ini karena adanya penonaktifan KTP Jakarta, kalau komunikasi kemaren dengan disduk, hampir sama dengan data Disduk," kata Asep, Jumat (19/7).
Dirinya menjelaskan, jumlah 34 ribu pemilih baru ini, tersebar hampir di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. Namun sebaran ini lebih dominan di wilayah perkotaan.
"Kalau dilihat dari jumlah pemilih, memang daerah perkotaan memang lebih padat ya," ungkapnya.
Asep menyebut, penambahan Daftar Pemilih Tetap ini merupakan data yang dimiliki oleh KPU Kabupaten Bogor pada bulan Juni lalu.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan langkah penonaktifan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada April lalu.
Sedangkan penonaktifan KTP ini juga dilakukan untuk sinkronisasi data kependudukan bisa langsung terintegrasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Editor : Rani Puspitasari Sinaga