RADAR BOGOR, Hingga pertengahan Juli 2024, Jembatan Layang (Sky Bridge) penghubung antara Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang belum juga beroperasi.
Pantauan Radar Bogor pada Sabtu (20/7/2024) pagi menunjukkan pintu masuk Sky Bridge dari area Stasiun Bogor masih ditutup menggunakan rantai. Tak ada aktivitas penumpang yang terjadi di Sky Bridge tersebut.
Kepala Stasiun Bogor, Endarno membenarkan jika Sky Bridge Bogor-Paledang belum beroperasi.
Meski demikian ia mengungkapkan Sky Bridge tersebut sempat dibuka untuk uji coba.
"Tanggal 1 Juli 2024 diuji coba hingga 9 Juli 2024. Jumlah penggunanya kemarin 10 orang per hari," terangnya kepada Radar Bogor.
Endarno mengatakan pihaknya tidak mengetahui hasil uji coba tersebut. Sebab hal itu merupakan tanggung jawab Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung.
Hingga saat ini pihak BTP Kelas I Bandung juga belum menginformasikan secara pasti kapan Sky Bridge Bogor-Paledang akan mulai beroperasi.
Upaya konfirmasi sudah beberapa kali dilakukan Radar Bogor. Namun pihak BTP Kelas I belum memberikan informasi yang jelas.
Beberapa waktu sebelumnya Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Chandrawan Adhiputranto mengatakan bahwa progres pembangunan telah mencapai 100 persen. Pihaknya pun sudah mulai proses persiapan pengoperasian.
Jembatan yang pembangunannya sudah dimulai sejak pertengahan tahun lalu itu disebut Chandrawanakan mulai dioperasikan pada pertengahan tahun 2024 mendatang.
Sky bridge yang memiliki panjang 200 meter dan lebar 3-6 meter itu akan mengintegrasikan 4 kawasan yakni Stasiun Bogor, Stasiun Paledang, Alun-alun Kota Bogor, dan Gedung Taman Topi Square.
"Sky Bridge ini akan memiliki 4 akses masuk dan keluar di antaranya arah Alun-Alun Kota Bogor, Hall Utama Stasiun Bogor, Taman Topi Square, Stasiun Paledang, dan terdapat 1 pintu exit darurat di area Jalan Sekolah," bebernya pada Jumat (31/5/2024) lalu.(fat)
Editor : Alpin.