RADAR BOGOR - Manajemen Cibinong City Mall menonaktifkan sementara satu mesin eskalator pasca insiden kaki balita terjepit.
Kaki balita perempuan berusia 2,5 tahun itu terjepit di eskalator turun lantai UG menuju lantai GF Cibinong City Mall 2 sekitar pukul 19.00 WIB Minggu (22/7/2024).
"Dapat kami informasikan bahwa kejadian itu disebabkan posisi kaki kanan si balita terlalu dekat dengan bagian tepi eskalator," kata Publik and Media Relation CCM Farah Bastian Tropera kepada wartawan, Senin (22/7/2024).
Sehingga menyebabkan alas kaki tersangkut dan kaki anak tertarik ke dalam. Evakuasi oleh tim engineering Cibinong City Mall dan teknisi eskalator langsung dilakukan.
Bahkan sampai dibantu oleh tim damkar dari Kabupaten Bogor. Setelah berhasil dievakuasi korban segera dilarikan oleh tim management Cibinong City Mall ke rumah sakit terdekat.
"Kondisi anak dipastikan baik, kaki anak tidak terdapat luka robek atau patah akan tetapi terdapat luka gores dan memar akibat terjepit," ungkap Farah.
Atas kejadian ini, ia berharap menjadi perhatian bersama, agar orang tua dapat lebih waspada khususnya apabila menggunakan eskalator.
Pastikan memberi jarak berdiri, tidak pada garis kuning atau sekitar 5 - 10 cm dari tepi eskalator, tidak menggunakan sandal jepit, clogs dan alas kaki karet.
"Tidak memaksakan stroller atau trolley melalui eskalator. Seperti pada panduan penggunaan eskalator umum," tuturnya.
Saat ini eskalator di CCM dinonaktifkan dulu sambil menunggu perbaikan dari tim teknisi terkait." Iya sementara dinonaktifkan," tuturnya.
Sementara Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo menjelaskan saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Menurut Kompol Waluyo, dugaan sementara dari tim penyelamat menyatakan bahwa kaki kanan korban kemungkinan menempel pada dinding eskalator.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi korban serta proses investigasi lebih lanjut," ungkapnya. (abi)
Editor : Yosep Awaludin