Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Laksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat, Polbangtan Bogor Buka Taman B2SA

Yosep Awaludin • Selasa, 23 Juli 2024 | 09:28 WIB

Polbangtan Bogor membuka taman B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor Senin (15/7/2024)
Polbangtan Bogor membuka taman B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor Senin (15/7/2024)


RADAR BOGOR - Sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, Politeknik Pembangunan Pertanian atau Polbangtan Bogor membuka taman B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) di Desa Sukatani, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor Senin (15/7/2024)

Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, untuk sektor pertanian dapat terus berkembang, diperlukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Untuk itu, Mentan berharap upaya terbaik dapat dilakukan untuk regenerasi petani.

Sementara itu, Dedi Nursyamsi, Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), menyatakan bahwa petani milenial memainkan peran penting dalam mempertahankan kemajuan sektor pertanian.

Baca Juga: Sekjend DPP Gerindra Paparkan Masalah yang Harus Diselesaikan Rudy Susmanto Jika Terpilih Jadi Bupati Bogor

Dedi menyatakan bahwa yang paling penting untuk mencapai produktivitas pertanian yang tinggi adalah ketersediaan SDM pertanian yang unggul, andal, profesional, dan mandiri, serta berjiwa enterpreneur tinggi.


Dilakukan di lokasi konvergensi stunting dan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor.

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Berdikari Desa Suka Tani tentang cara mengelola taman B2SA.

Baca Juga: Ternyata Ini Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan di Jalan Raya Bomang, Ditangkap Muspika Tajurhalang Bogor

Untuk mempersiapkan generasi emas pada tahun 2045, program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mencegah stunting anak-anak dan ibu hamil.

Pekerjaan pengabdian masyarakat ini mencakup pembuatan pupuk kompos padat dan pupuk organik cair (POC), serta pembuatan bedengan untuk menanam sayuran organik. Pupuk kompos dibuat dengan starter dari kotoran kambing, gedebog pisang, rerumputan, dan protamin.


Ibu-ibu desa dari Kelompok Berdikari sangat senang mengikuti kegiatan ini. Mereka mengatakan bahwa mereka senang mendapatkan pengetahuan baru, terutama tentang cara menanam tanaman secara organik. Mereka juga diajarkan cara mengolah lahan dan membuat pupuk kompos dan pupuk organik cair.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalan Raya Parung-Bogor, Tiga Pengendara Motor Jadi Korban 

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Suka Tani, khususnya kelompok Berdikari, dapat membuat taman B2SA dan menghasilkan produk panen yang aman bagi keluarga untuk dikonsumsi dan memiliki nilai gizi tinggi. Program ini juga diharapkan dapat mencegah stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Suka Tani.

Menurut Dwiwanti, Dosen Polbangtan Bogor, program ini merupakan salah satu upaya kami untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pertanian organik dan pemenuhan gizi yang seimbang.(***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #taman #polbangtan