RADAR BOGOR—Hampir semua orang pernah merasakan pegal dan nyeri otot pada badan atau sendi mereka.
Keluhan pegal dan nyeri otot ini menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri di bahu, punggung, lengan, lutut, dan pergelangan kaki.
Rasa pegal dan nyeri otot ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada sendi atau jaringan di sekitarnya, seperti tendon, ligamen, tulang, dan otot. Nyeri dan pegal otot ini dapat bervariasi dari ringan hingga parah.
Ada banyak alasan untuk pegal dan nyeri otot
Berikut ini adalah beberapa di antara berbagai penyebab pegal dan nyeri otot, yang dapat terjadi pada setiap individu:
1. Terlalu banyak berolahraga
Melakukan olahraga secara teratur membuat Anda lebih bugar, tetapi terlalu banyak olahraga dapat menyebabkan nyeri dan pegal pada otot. Ini karena sendi, tulang, dan otot dipaksa bekerja lebih keras, menyebabkan mereka menegang.
2. Mengangkat barang yang berat
Faktor lain yang dapat menyebabkan nyeri dan pegal di otot punggung adalah mengangkat beban yang terlalu berat. Ini terjadi karena otot di punggung menegang atau berkontraksi, menyebabkan nyeri dan pegal di area tersebut.
Selain itu, memindahkan barang dengan posisi yang salah juga dapat menyebabkan nyeri otot punggung.
3. Terlalu lama berdiri atau duduk
Berdiri membuat beban tubuh berkonsentrasi pada sendi-sendi tungkai, terutama lutut, yang menyebabkan pegal dan nyeri otot.
Selain itu, duduk terlalu lama dapat menyebabkan nyeri dan pegal pada otot karena sendi tidak digerakkan. Ini terutama berlaku untuk posisi duduk yang salah, di mana tulang belakang ditekuk atau tubuh harus menopang dirinya dalam posisi yang tidak nyaman.
4. Cedera
Jika Anda tidak melakukan peregangan atau pemanasan sebelum berolahraga, Anda berisiko mengalami cedera saat berolahraga atau terjatuh.
Cara Mengobati Nyeri Otot dan Pegal
Jika nyeri dan pegal otot yang Anda rasakan masih tergolong ringan, Anda dapat mengobatinya dengan metode berikut:
- Beristirahatlah
Salah satu cara paling mudah untuk meredakan nyeri dan pegal otot adalah dengan mengistirahatkan bagian tubuh Anda. Ini memberi waktu kepada sendi untuk pulih, yang berarti mereka juga kurang nyeri dan pegal.
- Mengompres area yang sakit
Anda dapat menggunakan es untuk mengompres otot yang nyeri dan pegal. Ini tidak hanya membantu meredakan nyeri dan pegal, tetapi juga mengurangi pembengkakan.
Menggunakan es batu yang dibungkus kain atau handuk dan kompres bagian tubuh yang nyeri atau pegal selama 10-20 menit. Ulangi beberapa kali sehari hingga rasa nyeri dan pegal hilang.
- Konsumsi obat pereda nyeri
Selain dua metode di atas, Anda juga dapat mengonsumsi obat pegal-pegal. Obat-obatan ini tersedia di apotek dan biasanya terdiri dari obat pereda nyeri.
Paracetamol adalah salah satu golongan antinyeri yang paling umum digunakan untuk mengurangi nyeri otot dan pegal. Obat ini dapat mengobati rasa nyeri dari tingkat ringan hingga menengah.
Ibuprofen adalah obat antinyeri lain selain paracetamol. Ini sangat efektif untuk meredakan pegal dan nyeri otot karena memiliki efek antinyeri dan antiperadangan.
Penanganan dan obat yang diresepkan untuk nyeri dan pegal otot akan berbeda-beda tergantung pada jenis nyeri tersebut. Memilih obat antinyeri yang aman dan efektif, seperti kombinasi paracetamol dan ibuprofen, akan meningkatkan hasilnya.
Sangat disarankan untuk membaca aturan pakai dan dosis yang tercantum pada kemasan produk sebelum menggunakan produk kombinasi ini. Selain itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda jika Anda memiliki kondisi atau penyakit tertentu.
Segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat jika keluhan pegal dan nyeri otot Anda tidak hilang meskipun Anda telah melakukan tindakan di atas atau jika keluhan pegal dan nyeri otot Anda disertai dengan demam, pembengkakan pada sendi, dan nyeri yang sangat parah. (***)
Editor : Yosep Awaludin