Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bangun Ketahanan Pangan Perkotaan hingga Tangani Stunting, IBI Kesatuan Bogor Launching Science Techno Park

Dede Supriadi • Rabu, 24 Juli 2024 | 18:14 WIB
IbI Kesatuan melaunching Science Techno Park, pada Rabu (24/7/2024).
IbI Kesatuan melaunching Science Techno Park, pada Rabu (24/7/2024).

RADAR BOGOR - Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan Bogor secara resmi melaunching Science Techno Park, pada Rabu (24/7/2024).

Adapun, Science Techno Park bertajuk Membangun Ketahanan Pangan Perkotaan Mewujudkan Masyarakat Biofilia ini menggandeng Mahatani Group.

Kepala LPPM IBI Kesatuan Aang Munawar mengatakan, Science Techno Park berangkat dari kekhawatiran adanya kesulitan pangan di massa depan. Sehingga, IBI Kesatuan Bogor hadir untuk membangun ketahanan pangan di perkotaan, dan juga mewujudkan masyarakat biofilia.

"IBI Kesatuan menggandeng kerjasama dengan Mahatani Group, yang sudah terbukti dalam hal menghasilkan produk-produk bioteknologi kultur jaringan dan juga berbagai macam bibit-bibit untuk pangan," kata Aang Munawar.

Ke depan, IBIK Kesatuan akan menghadirkan pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan bagaimana menghasilkan pangan di lahan-lahan yang sempit dan terbatas.

"Katakanlah rumah di dalam apartemen, menanam ubi di dalam rumah karena dalam bentuk karung-karung," ucapnya.

Kemudian, bisa menanam cabai, jeruk purut, melon hingga anggrek yang akan menjadi bagian dari pembelajaran Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor.

"Bagaimana memecahkan masalah lahan terbatas di perkotaan, diantaranya kehadiran Science Techno Park untuk menurunkan stunting.

Selain itu, dijelaskan Aang Munawar Science Techno Park dapat menarik pengangguran di Kota Bogor untuk memiliki pekerjaan.

Diantaranya bagaimana mengolah sampah organik untuk menjadi magot, yang akan menjadi bahan pakan ikan yang sangat bagus dan kaya protein untuk.

"IBI Kesatuan ingin mencapai dan menjawab permasalahan yang ada di Indonesia," katanya.

Science Techno Park ini sudah diterapkan sebagai kegiatan praktik mahasiswa terutama untuk Jurusan Biokewirausahaan.

"Kemudian hasil-hasil praktik berupa bibit ini bisa dijual kepada masyarakat. Jadi artinya berbagai macam anggrek yang merupakan hasil kultur jaringan ini bisa dijual kepada masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Science Techno Park ini bagaimana meningkatkan kapabilitas lulusan IBI Kesatuan.

"Hal ini yang terus ditingkatkan, misalnya mencari pekerjaan sulit bisa melakukan wirausaha. Bagaimana lulusan IBI Kesatuan membuka lapangan pekerjaan. Istilahnya cetak wirausaha baru," imbuh dia.

IBI Kesatuan ke depan bakal mengintegrasikan berbagai jurusan, seperti Sistem Informasi (SI) dan juga Teknologi Informasi.

"Misalkan untuk mengukur suhu, Ph, unsur hara dan lain-lain termasuk kelembaban. Nanti, terhubung ke Pariwisata dan perhotelan," papar dia.

Ketua LPPM IBI Kesatuan ini juga mengajarkan bagaimana mengurangi sampah organik, bisa mengurangi gas metana yang berbahaya untuk lingkungan.

"Hasil panen ke depan akan disalurkan ke koperasi karyawan, kalau memang sudah meningkat bisa ke luar (masyarakat)," tandas Aan Munawar.(ded)

Editor : Dede Supriadi
#kota bogor #IBI Kesatuan Bogor #stunting