Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Edukasi Warga Tajurhalang Bogor Sistem Aquaponik, Tim PPK Ormawa Unpak Gandeng Kementerian Kelautan 

Yosep Awaludin • Jumat, 26 Juli 2024 | 15:20 WIB
Tim PPK Ormawa BEM FEB Unpak menyelenggarakan Bimtek Edukasi Sistem Aquaponik di Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Tim PPK Ormawa BEM FEB Unpak menyelenggarakan Bimtek Edukasi Sistem Aquaponik di Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR - Tim PPK Ormawa BEM FEB Universitas Pakuan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Edukasi Sistem Aquaponik di Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa beserta jajarannya, Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ketua RT dan RW, Pemuda pemudi, serta masyarakat Desa Tajurhalang.

Bimtek ini mengangkat tema "Akuaponik: Simbiosis Mutualisme Ikan dan Tanaman untuk Masa Depan Pangan yang Berkelanjutan".

Narasumber utama dalam acara ini adalah Muh Patekkai, S.St.Pi, M.Si., dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam pemaparannya, Muh Patekkai menyatakan keyakinannya bahwa Desa Tajurhalang memiliki potensi besar untuk menerapkan sistem aquaponik sebagai metode untuk menjaga ketahanan pangan dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

"Akuaponik adalah sistem budidaya ikan dan tanaman yang saling menguntungkan, sistem ini memanfaatkan air yang kaya nutrisi dari kolam ikan untuk menyiram tanaman, dan tanaman membantu menyaring air yang digunakan untuk ikan," kata Muh.

Selain itu, Muh Patekkai menyampaikan bahwa sistem aquaponik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan metode budidaya tradisional, diantaranya:

1. Lebih hemat air: Aquaponik menggunakan air yang lebih sedikit dibandingkan dengan budidaya ikan tradisional.

2. Lebih ramah lingkungan: Aquaponik tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida, sehingga lebih ramah lingkungan.

3. Lebih produktif: Aquaponik dapat menghasilkan hasil panen yang lebih banyak dan lebih beragam dibandingkan dengan budidaya ikan tradisional.

Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala Desa Tajurhalang menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung penerapan sistem aquaponik di desanya.

"Tidak sulit untuk menerapkan sistem aquaponik di Desa Tajurhalang, karena sebagian besar masyarakat desa sudah melakukan budidaya ikan air tawar untuk menjaga ketahanan pangan.” ucap kepala desa.

Sistem aquaponik dapat meningkatkan hasil panen sekaligus menanam tanaman tanpa menggunakan pupuk kimia.

Bimtek Edukasi Sistem Aquaponik ini diharapkan dapat menjadi awal dari penerapan sistem aquaponik yang lebih luas di Desa Tajurhalang.

Penerapan sistem ini, diharapkan Desa Tajurhalang dapat mencapai ketahanan pangan yang lebih baik dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Manfaat Aquaponik bagi Desa Tajurhalang, diantaranya:

1. Meningkatkan ketahanan pangan: Aquaponik dapat membantu meningkatkan produksi pangan desa dengan cara yang lebih efisien dan berkelanjutan.

2. Meningkatkan pendapatan masyarakat: Aquaponik dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat desa.

3. Menciptakan lapangan kerja: Aquaponik dapat menciptakan lapangan kerja baru di desa.

4. Meningkatkan kesehatan lingkungan: Aquaponik dapat membantu meningkatkan kualitas air dan udara di desa.

Langkah-langkah Penerapan Aquaponik di Desa Tajurhalang:

1. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai aquaponik.
2. Membentuk kelompok tani aquaponik.
3. Membantu masyarakat dalam mendapatkan akses ke modal dan pelatihan.
4. Membangun infrastruktur yang diperlukan untuk aquaponik.
5. Memasarkan hasil panen aquaponik.

Dengan kerjasama dari semua pihak, Desa Tajurhalang dapat menjadi desa yang mandiri dan sejahtera dengan penerapan sistem aquaponik. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Unpak #bimtek