RADAR BOGOR - Usai menjalani verifikasi lapangan yang telah dilakukan pada, Selasa (30/7/2024) kemarin, kini RSUD Cibinong masih harus menunggu keputusan Kementrian Kesehatan mengenai status Rumah Sakit pendidikan utama.
Meski semua persyaratan dinilai baik, Direktur RSUD Cibinong Yukie Meistisia mengaku pihaknya masih harap-harap cemas mengenai keputusan tersebut.
“Karena keputusannya nanti ada dari Kementrian Kesehatan, doakan saja semoga hasilnya baik,” tutur Direktur RSUD Cibinong pada Radar Bogor.
Yukie juga mengaku, bahwa ada beberapa berkas yang masih harus diperbaiki dan harus diselesaikan oleh RSUD Cibinong dalam kurun waktu satu minggu. “Tadi hanya kelengkapan administrasinya aja, selebihnya aman insya Allah,” ujarnya.
Mengenai pengumuman keputusan tersebut, Yukie mengatakan pihaknya belum bisa menjelaskan secara pasti waktunya, meskipun begitu pihaknya harus optimis apapun keputusannya nanti.
Sementara, Ketua Tim Kerja Verifikasi Lapangan Rumah Sakit Pendidikan, Else Mutiara Sihotang menegaskan, jika dilihat dari fasilitas yang dimiliki RSUD Cibinong, dinilai layak untuk menyandang status Rumah Sakit Pendidikan Utama.
Sehingga Else yakin, sebelum satu minggu, RSUD Cibinong mampu menyelesaikan beberapa perbaikan administrasi, karena itu hanya perbaikan kecil.
“Perbaikan minor lah, makannya kita cuma kasih waktu satu minggu, mungkin tiga hari sudah bisa selesai itu, karena hanya perbaikan kecil saja,” tegas Else.
Sebelumnya, Elsa memang kerap mengapresiasi kesiapan RSUD Cibinong untuk menyandang status Rumah Sakit pendidikan utama, sebab melihat dari SDM, serta beberapa fasilitas yang dimiliki cukup memadai.
Oleh karenanya, Elsa sangat yakin RSUD Cibinong Kabupaten Bogor layak untuk menyandang status Rumah Sakit pendidikan utama.
“Silahkan dinanti untuk SK-nya, kita juga tidak bisa cepat karna yang tanda tangan pak Mentri Kesehatan,” tungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin