RADAR BOGOR - Afrianto, sopir ambulans Puskesmas Parung Panjang, menceritakan detik-detik ibu hamil yang melakukan persalinan di jalan Rabu (30/7/2024) pagi.
Kepada Radar Bogor ia mengatakan, saat itu sekitar pukul 07.41 WIB ia diminta tolong salah satu klinik di Parung Panjang untuk mengantar pasien gawat darurat. Seorang ibu yang akan melakukan persalinan.
"Ada telpon dari kliki di Parung Panjang meminta bantuan untuk mengantar ke RSUD Tangerang, langsung saya jalan ke lokasi," katanya kepada Radar Bogor Kamis (1/8/2024).
Setibanya di klinik, ia langsung berangkat menuju RSUD Tanggerang. Namun karena kondisi jalan yang rusak, ambulans yang ia kemudikan tak bisa berjalan cepat.
Di tengah perjalanan, bidan desa meminta untuk menepi, karena kepala bayi sudah terlihat. Ia langsung mencari tempat untuk menepi.
"Ada pangkalan pasir, masuknya sudah di Tangerang, saya parkir di sana. Itu sekitar pukul 08.30 WIB," tuturnya.
Proses persalinan darurat pun dilakukan di sana. Persalinan berlangsung sekitaran 30 menit. Bayi lahir dengan selamat. "Cepat tadi, ada 30 menitan," ujarnya.
Setelah dipastikan ibu hamil serta bayinya dalam kondisi sehat dan selamat, pasien memutuskan untuk kembali ke klinik di Parung Panjang. Tidak melanjutkan perjalanan lagi ke RSUD Tangerang. "Jadi pulang lagi ke klinik," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin