RADAR BOGOR - Hujan deras yang melanda Kota Bogor pada Kamis (1/8/2024) sore, membuat plafon Masjid Agung Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah jebol.
Sekretaris Umum Dewan Kemakmuran Masjid Agung, Ade Maskur menuturkan kejadian itu berlangsung pada pukul 17.30 WIB di tengah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bogor Tengah.
"Mungkin karena curah hujan yang tinggi, penampungannya tidak cukup, akhirnya meluap membendung di plafon Masjid Agung Kota Bogor. Kemudian terdorong oleh air dan jebol," tuturnya.
Ia memastikan tidak ada korban terdampak akibat kejadian tersebut.
Untuk mencegah adanya korban pihak DKM untuk sementara menutup gerbang, dan pintu utama Masjid Agung agar tidak dilintasi jemaah.
Para jemaah diarahkan sementara melalui pintu samping, dan bawah Masjid Agung Kota Bogor.
Akibat kejadian ini plafon itu pun mengalami rusak parah. Rangka plafon tersebut tampak patah dan menganga.
"Tadi kami langsung koordinasi dengan Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor dan langsung direspon juga," terang dia.
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan Pemkot Bogor akan segera menyusun langkah penanganan dan mencari solusi terkait kejadian ini.
"Segera kami cari soluai perbaikannya. Hujan badainya besar sekali tadi," ucapnya saat dikonfirmasi Radar Bogor.
Masjid Agung Kota Bogor sebenarnya baru saja diresmikan pada 28 Maret 2024 lalu, setelah direvitalisasi selama 7 tahun lamanya. Proyek revitalisasi yang dimulai pada tahun 2016 ini total memakan anggaran sebesar Rp113,3 Miliar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga