RADAR BOGOR, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar Sahabatku Yatim (Saku) dalam rangka mengisi spirit bulan Muharram. Kegiatan ini digelar di Citiplaza Kota Bogor pada Jumat (2/8/2024).
Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla mengatakan, kegiatan ini bukti komitmen BAZNAS sebagi organisasi yang memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini melibatkan sejumlah siswa-siswi yatim dari beberapa sekolah di Kota Bogor
"Kegiatan ini juga untuk memotivasi masyarakat yang memiliki rezeki yang lebih untuk turut memperhatikan anak yatim. Baik kebutuhan maupun makanannya karena ini juga bagian dari tanggungjawab kita semua," katanya kepada Radar Bogor.
Adapun jumlah anak yang mendapatkan santunan sebanyak 50 orang. Mereka mendapat santunan berupa uang tunai dan bingkisan.
"Harapannya uang yang dikasih bisa dibelikan perlengkapan sekolah seperti buku, kemudian tas, seperti itu. Jadi kita tidak kasih bentuk barang, biar mereka yang membeli," sebutnya.
Dia pun berharap kedepannya masyarakat bisa lebih sadar untuk terus memperhatikan anak yatim. Mereka juga membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah untuk bergerak membantu anak yatim.
"Selain di sini kami juga gelar kegiatan serupa di dua sekolah. Jadi kami punya UPZ yang telah tersebar di banyak sekolah untuk terus membantu anak yatim," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Ketua 2 BAZNAS Kota Bogor Moh Nurdat Ilhamsyah menjelaskan sebenarnya anak yatim tidak masuk golongan yang menjadi zakat.
Namun masyarakat khususnya BAZNAS tetap memiliki kewajiban untuk memperhatikan, membantu, dan mensejahterakan anak yatim
"Ini terkait kebiasaan di Muharram sering disebut lebaran yatim. Kita gelar kegiatan Saku ini agar semua sadar bahwa yatim mesti jadikan anak kita, saudara kita, dan jadikan sahabat kita," jelasnya.
Santunan yang diberikan kepada anak yatim ini sendiri berasal dari sejumlah donatur.
Daftar donatur yaitu Muzaki BAZNAS Kota Bogor dan UPZ sekolah diantaranya, UPZ SDN Cikaret 1, UPZ SDN Sukadamai 3, UPZ SDN Cemplang, UPZ SDN Ciluar 2, dan SDN Bantarjati 5
Kemudian UPZ SDN Batutulis 3, dan UPZ SDN Lawang Gintung 2, UPZ SDN Cilendek Timur 1, UPZ SMPN 10, UPZ SDN Kukupu 1, UPZ SDN Pamoyanan 2, UPZ SDN Margajaya 1, UPZ SMPN 6, UPZ SDN Lawang Gintung 4, Citiplaza serta Raja Salad.
"Kerjasama dengan UPJ-UPJ sekolah-sekolah, baik SD, SMP ini juga momennya sangat baik karena saat ini awal tahun ajaran. Jadi anak yatim yang mereka daftarkan sebagai penerima santunan bisa menggunakan santunan untuk membelikan perlengkapan sekolah," jelasnya.
BAZNAS menurutnya sangat senang dengan sinergitas yang terbangun dengan UPZ sekolah. Sebab siswa yatim yang terdapat di sekolah-sekolah bisa mendapatkan bantuan.
"Bagi kami yang terpenting UPJ dan kami bisa mengumpulkan dan menghimpun murid yatim untuk diberikan sedekah menyambut tahun ajaran. Karena ini adalah bulan mulia Muharram jadi momen yang bagus untuk bersedekah," ungkapnya.
Adapun total santunan yang dibagikan dalam kegiatan Saku Yatim ini berjumlah Rp27 juta yang disalurkan langsung ke siswa yatim yang dihadirkan. Kedepannya BAZNAS akan terus menggelar kegiatan serupa dengan konsep yang lebih baru.
"Harapannya anak yatimnya bisa terus kita berikan edukasi, edu wisata, edukasi, santuni, plus juga mereka dibuat senang. Contoh kita ajak mereka camping lewat summer camp atau yatim camp. Kta santuni dengan konsep yang berbeda. Semoga itu bisa dilaksanakan di tahun atau di bulan-bulan selanjutnya," bebernya. (rp1)
Editor : Alpin.