RADAR BOGOR-Aliran air di Sungai Cikaniki tampak berbeda Selasa (6/8/2024). Tak terlihat lagi coklat mengkilap akibat tercemar limbah PETI (Penambang emas tanpa izin). Kondisi itu sudah terjadi sejak dua hari terakhir.
Ya, hujan yang mengguyur kawasan Bogor beberapa hari terakhir, menyapu limbah berbahaya yang sebelumnya mencemari Sungai Cikaniki. Sungai itu kini mulai kembali digunakan warga.
Enah salah satunya. Sejak kemarin ia kembali menggunakan air di aliran Sungai Cikaniki setelah sebelumnya kesulitan air bersih akibat kemarau. "Sudah bening, bisa mencuci di sini lagi," kata Enah kepada Radar Selasa (8/5/2024).
Hal senada dikatakan Erna warga lainya. Kata dia hujan yang mengguyur beberapa hari kemarin membawa berkah. Sungai Cikaniki jadi bersih kembali.
Ia berharap tidak kembali keruh dalam waktu dekat. Karena masyarakat bergantung pada sungai itu saat musim kemarau. "Alhamdulillah, kemarin beberapa kali hujan deras, jadi airnya bersih sekarang," tuturnya.
Selain digunakan untuk MCK (mandi cuci kakus), aliran Sungai Cikaniki yang bening juga dimanfaatkan anak-anak bermain air.
Terlihat anak-anak berenang dan bermain air di Sungai Cikaniki. Mereka nampak asyik berendam dan berenang di aliran sungai itu.
"Lagi bening, berenang," kata Firmansyah salah satu anak saat ditemui di aliran Sungai Cikaniki.
Meski sudah bening, kata dia, saat nanti pulang ke rumah, tetap harus mandi mengunakan sabun. Hal itu agar ia tidak mengalami gatal-gatal. "Kalau gak mandi pake sabun suka gatel," tuturnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin