Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bunda Warga Bogor Hati-Hati dengan Fenomena Mother Wound, Luka Batin Pada Anak. Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Yosep Awaludin • Minggu, 11 Agustus 2024 | 09:26 WIB
Ilustrasi kekerasan anak
Ilustrasi kekerasan anak

RADAR BOGOR—Mother Wound adalah luka batin pada anak yang disebabkan oleh kurangnya perhatian atau kasih sayang ibu selama masa kanak-kanak.

Tidak jarang hal ini terbawa hingga anak tumbuh dewasa dan berdampak pada perkembangan mentalnya.

Meskipun demikian, efek mother wound dapat diatasi untuk membantu orang yang mengalaminya menjadi lebih baik.

Mother Wound berasal dari kurangnya keterikatan emosional antara ibu dan anak, yang terbentuk secara alami selama pengasuhannya sejak lahir. Keterikatan ini berdampak pada perkembangan mental anak sampai dewasa.

Meskipun mother wound biasanya terjadi pada anak perempuan, luka ibu juga bisa terjadi pada anak laki-laki.

Jika tidak diobati dengan baik, luka batin yang terjadi pada masa kanak-kanak ini sering membekas dan bahkan dapat "diwariskan" ke generasi berikutnya.

Kenali Berbagai Faktor Penyebab Mother Wound

Beberapa hal yang dilakukan ibu selama mengasuh anak-anak dapat menyebabkan mother wound, seperti:

- Tidak memberikan kasih sayang, perhatian, rasa aman, tenang, dan nyaman meskipun kebutuhan fisik anak terpenuhi
- Tidak menunjukkan rasa empati terhadap anak
- Selalu menjaga jarak dan kurang memperhatikan anak
- Selalu membedakan anak dari anak lain
- Tidak membiarkan anak mengekspresikan emosinya, seperti marah atau sedih
- Jarang mendampingi anak karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya

Selain itu, beberapa kondisi yang dialami ibu juga dapat menyebabkan mother wound, seperti:

- Ibu mengalami gangguan mental yang tidak diatasi dengan baik
- Ibu pernah mengalami pelecehan fisik atau emosional yang menyebabkan trauma
- Ibu mengalami kecanduan narkoba atau alkohol

Tanda dan Efek Mother Wound

Tanda-tanda mother wound pada anak berikut dapat menunjukkan kurangnya ikatan emosional antara ibu dan anak:

- Tidak mencari sosok ibu saat membutuhkan ketenangan dan kasih sayang
- Merasa khawatir atau bahkan takut tidak dicintai oleh ibu
- Berusaha menjadi yang terbaik untuk mendapatkan perhatian ibu
- Merasa takut dan gugup di sekitar ibu

Kesehatan mental dan kehidupan anak di masa depan dapat dipengaruhi oleh mother wouund. Dampaknya mencakup:

- Selalu rendah diri dan tidak percaya diri
- Tidak mau berinteraksi dengan orang lain
- Membatasi ikatan emosional atau tidak dapat berinteraksi
- Mudah marah
- Sering cemas, gelisah, dan takut
- Sulit menjalani hubungan asmara saat dewasa

Selain itu, anak-anak yang menderita mother wound cenderung mencari kenyamanan di luar rumah atau lingkungan keluarga sebagai pengalihan, seperti minum minuman beralkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang.

Jika Anda pernah mengalami hal-hal di atas, cobalah merenungkan apa yang Anda alami saat masih kecil dengan ibu Anda. Ini mungkin hasil dari kurangnya kasih sayang orang tua saat Anda masih kecil.

Untuk mengobati mother wound yang efektif, Anda harus memperbaiki semua hal yang Anda kendalikan saat ini, termasuk memperhatikan dan meningkatkan kemampuan diri sendiri.

Ini Cara Mengobati Mother Wound

Mother Wound tidak selalu merupakan penyakit yang dapat didiagnosis secara medis. Namun, apabila luka batin tidak diobati dengan baik, hal itu dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan.

Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:

1. Mengakui perasaan Anda

Mengakui perasaan Anda, seperti marah atau kecewa, adalah langkah pertama untuk sembuh dari luka batin yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang ibu.

Setelah itu, berilah waktu untuk bersedih saat Anda merasa sakit hati, diabaikan, atau tidak dicintai.

Anda dapat mencapainya dengan menulis jurnal dan menceritakan hal-hal yang tidak pernah Anda dapatkan ketika Anda masih kecil. Ini dapat membantu Anda menerima segala hal yang telah terjadi.

2. Menjadi sadar akan kesalahan ibu

Menjadi seorang ibu bukanlah tugas yang mudah, apalagi jika Anda sebelumnya mengalami trauma dari cara orang tua Anda membesarkan Anda atau menderita gangguan mental.

Terpaku pada sosok ibu yang ideal dan berharap perilakunya segera berubah hanya akan menciptakan ekspektasi yang justru akan membuat Anda kecewa jika harapannya tidak terpenuhi.

Oleh karena itu, belajarlah untuk mengenali ibu Anda apa adanya dan tidak selalu terpaku pada sosok ibu yang ideal versi Anda.

3. Mencintai diri sendiri

Selain itu, perlu diingat bahwa luka ibu bukanlah tanggung jawab Anda. Berhenti menyalahkan orang lain atau diri sendiri.

Mulailah memperbaiki diri dan percaya bahwa Anda juga berhak mendapat cinta dari orang lain dan diri sendiri.

4. Merawat Diri

Karena Anda tidak mendapatkan pola asuh yang baik dari ibu sejak kecil, cobalah untuk memberikan diri hal-hal yang tidak pernah Anda terima saat Anda masih anak-anak, seperti merawat diri agar merasa nyaman.

Cara Anda merawat diri dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan Anda; pergi ke salon, minum kopi bersama teman-teman, berbicara dengan teman dekat, atau berolahraga di pagi hari adalah beberapa contoh.

Anda dapat mencoba semua metode di atas untuk menangani emosi dan mother wound yang disebabkan oleh kurangnya kasih sayang dari orang tua, terutama ibu.

Selain mother wound, anak-anak dapat mengalami kondisi ibu karena tidak memiliki hubungan yang baik dengan ibunya selama hidup mereka. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #luka batin #anak