Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ada Makam Pahlawan Tanpa Nama di Bogor, Empat Jenazah Dikubur Dalam Satu Lubang. Begini Ceritanya!

Arif Al Fajar • Minggu, 11 Agustus 2024 | 14:50 WIB
Makam pahlawan tanpa nama di Kecamatan Gunung Sindur.
Makam pahlawan tanpa nama di Kecamatan Gunung Sindur.

RADAR BOGOR - Empat jenazah di satu lubang. Itu makam pahlawan yang gugur ditembak. Lokasi makam itu berada di Desa Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Makam itu tak seperti makam pahlawan pada umumnya. Tak berbentuk persegi panjang. Lebih ke kotak sama sisi.

Di tengah makam pahlawan itu terpampang penanda. Bentuknya seperti peluru berdiri. Paling atas berwarna emas. Dibawahnya warna merah dan putih.

Di bagian depan makam pahlawan itu terpampang batu nisan. Di atas batu nisan warna hitam ada tulisan tugu amunisi makam pahlawan tanpa nama.

Minggu (11/8/2024) siang, makam pahlawan itu didatangi sejumlah orang. Mereka tokoh masyarakat sekitar. Di sana mereka membersihkan makam tersebut.

Salah satunya ada Amil H Darus. Tokoh masyarakat sekitar. Kepada Radar Bogor ia menceritakan sedikit sejarah yang ia tahu tentang makam pahlawan tanpa nama itu. Cerita turun temurun dari orang tuanya dulu.

"Satu lubang ini ada empat jasad. Mereka pahlawan yang dieksekusi di hutan longkit," tutur Amil membuka cerita.

Kata dia di sekitaran Rawa Kalong ini dulunya hutan bernama hutan longkit. Saat itu empat pahlawan yang merupakan tahanan.

Mereka di bawa dari salah satu wilayah yang sekarang disebut Depok. Meraka di eksekusi dann ditembak.

Jasad empat pahlawan ini tak langsung dikubur. Dibiarkan selama tiga hari sebelum akhirnya oleh masyarakat dikubur dalam satu lubang. "Warga menunggu tiga hari, dirasa sudah aman, baru dikubur," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 1 Rawakalong, Jeky Irmawan menambahkan, sebelum dimakamkan, lubang sudah warga gali lebih dulu.

"Setelah dirasa aman, kemudian jasad empat pahlawan tanpa nama itu diangkat menggunakan gerobak," katanya kepada Radar Bogor Minggu (11/8/2024).

Untuk penamaan makam amunisi atau pelor sendiri itu dilakukan pada tahun 80-an. Nama pelor sendiri berasal dari kata peluru.

Menandakan pahlawan yang dikubur disana meninggal karena tertembak. "Jadi itu cerita yang disampaikan secara turun temurun," paparnya.

Setiap 17 Agustus, kata dia makam pahlawan ini selalu didatangi oleh masyarakat untuk memanjatkan doa, mengenang perjuangan pahlawan.

Biasanya dilakukan malam sebelum HUT RI. "Doa bersama lalu melakukan upacara di kantor kecamatan," tukasnya. (all)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #gunung Sindur #Makam Pahlawan