RADAR BOGOR - Sungai Cikaniki, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor sudah tiga hari ini kembali tercemar. Berubah warna coklat pekat lagi.
Padahal belum lama ini dilakukan kegiatan bebersih Sungai Cikaniki oleh Satgas Cikaniki River Community (CRC).
Kegiatan itu dilakukan sepekan kemarin. Dilakukan pengangkutan sampah dari Sungai Cikaniki, menanam pohon hingga penebaran ribuan benih ikan.
"Sudah tiga hari ini keruh lagi, tercemar limbah lagi," kata anggota CRC Ian Sopyan kepada Radar Bogor Selasa (13/8/2024).
Ia menduga limbah yang mencemari Sungai Cikaniki dari aktivitas para PETI (penampang emas tanpa ijin) yang sedang mengolah emas.
"Kami juga saat ini sedang menelusuri sumber keruh ini dari mana. Apakah dari arah Ciguha, Desa Bantar Karet atau dari Desa Pangkal Jaya. Kami sedang mencari dari mana sumber keruhnya," paparnya.
Sementara itu, Eman warga Kecamatan Nanggung menyesalkan perihal kondisi Sungai Cikaniki yang terus menerus tercemar limbah.
"Baru kemarin kami bisa mengunakan air Sungai Cikaniki lagi. Anak-anak bisa berenang, sekarang udah keruh lagi," keluhnya.
Apalagi kata dia, penyebaran ribuan bibit ikan di Sungai Cikaniki kemarin terkesan sia-sia. Lantaran bibit ikan yang ditebar bisa mati. "Ditebar bibit ikan, ikannya bisa mati kalau kondisi air gini terus," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin