RADAR BOGOR - Warga Garisul dan Kalong Dagul Jasinga, Kabupaten Bogor, berkolaborasi membangun Jembatan Rawayan sepanjang 94 meter untuk kedua kalinya dalam lima tahun terakhir.
Jembatan Rawayan yang melintasi Sungai Cidurian ini, telah hanyut beberapa kali akibat tersapu banjir bandang.
Ketua LPM Desa Kalong Sawah Aja Atmaja mengatakan, pihak desa sudah membantu membebaskan tanah untuk pondasi dan tiang Jembatan Rawayan.
"Kami juga mendapat donasi luar biasa dari pihak swasta. Sampai saat ini, kami secara kolektif menyelesaikan Jembatan Rawayan setiap hari," kata Aja.
Aja berharap Jembatan Rawayan akan dibangun oleh Pemkab Bogor melalui APBD, tetapi itu hanyalah mimpi.
Eiger dan swadaya masyarakat juga membantu membangun jembatan empat tahun sebelumnya.
Meskipun jembatan itu baru berusia tiga tahun, masyarakat merasa bangga karena Bupati Bogor yang meresmikannya.
Saat dibangun tahun lalu oleh Eiger, kata Aja, Jembatan Rawayan itu hanyut lagi. Bupati Ade Yasin meresmikannya, tetapi tidak dibiayai APBD.
"Kami juga ingin jika jembatan ini selesai yang meresmikannya nanti Pj Bupati Bogor Pak Asmawa Tosepu. Biar dia tahu bahwa ada warga yang ingin jembatan dibangun bukan melalui APBD, tetapi dari donatur dan masyarakat," tuturnya.
Jembatan Rawayan yang saat ini tengah dibangun oleh warga hanya 100 meter dari bibir jalan nasional Jasinga-Bogor.
Sekedar diketahui, dalam lima tahun terakhir, Pemkab Bogor telah melaksanakan program pembangunan Jembatan Rawayan bekerja sama dengan Korem Bogor. Program ini telah menghasilkan puluhan jembatan. (*/aan)
Editor : Yosep Awaludin