RADAR BOGOR - Paskibraka nasional saat ini tengah menjadi sorotan, terkait Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meminta paskibraka putri untuk melepas hijab.
Walaupun begitu, hal serupa tak terjadi di Paskibraka Kota Bogor. Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Kota Bogor Ronny Kunaefi memastikan hal tersebut.
Ia mengatakan, aturan pelarangan hijab itu tidak terjadi di Paskibraka Kota Bogor. Mereka mempersilahkan anggota paskibraka putri untuk tetap menggunakan hijab saat bertugas.
"Kami tidak melarang atau menyuruh membuka jilbab. Apalagi mayoritas hari ini dari 18 putri yang masuk itu berjilbab. Hanya tiga yang tidak berjilbab," jelasnya, Rabu (14/8/2024)
Ia menjelaskan, sebelumnya aturan hijab ini pernah muncul pada 2006 silam. Namun, sampai sekarang tak pernah ada aturan yang mengharuskan paskibraka putri melepas hijabnya.
"Aturan berjilbab itu kebetulan memang pernah ada tapi suda lama dihapus. Jadi kami hari ini tetap menggunakan aturan yang tidak melarang jilbab," jelasnya.
Adapun, pada tahun ini, ada sebanyak 38 orang paskibraka yang terdiri dari putra dan putri. Mereka berasal dari berbagai sekolah yang ada di Kota Bogor.
"Insya Allah sampai hari ini kondisinya baik-baik saja dan siap bertugas untuk upacara HUT ke-79 RI," ungkapnya.
Para anggota paskibraka telah melalui sejumlah pelatihan mulai dari fisik, mental, serta wawasan kebangsaan. Semua ini agar mereka lebih siap dalam bertugas di lapangan upacara nanti.
"Kebetulan tahun ini, kami ada 28 sekolah, perwakilan SMA, SMK, dan MA, yang masuk seleksi di tingkat Kota," katanya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin