Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berhasil Bawa Kota Bogor Raih Adipura 2 Kali, Dewan Minta DLH Lunasi Janji Intensif kepada Pasukan Kuning

Reka Faturachman • Jumat, 16 Agustus 2024 | 16:37 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dalam rapat kerja dengan DLH Kota Bogor terkait pembahasan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2024, Senin (12/8/2024).
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dalam rapat kerja dengan DLH Kota Bogor terkait pembahasan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2024, Senin (12/8/2024).

RADAR BOGOR, Komisi III DPRD Kota Bogor meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, segera melunasi janji mereka memberikan insentif kepada para petugas kebersihan di Kota Bogor.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dalam rapat kerja dengan DLH Kota Bogor terkait pembahasan rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2024 yang berlangsung Senin (12/8/2024).

Dia mempertanyakan mata anggaran insentif petugas kebersihan yang telah dijanjikan Wali Kota Bogor periode 2014-2024, Bima Arya saat perayaan penghargaan piala Adipura pada awal tahun 2024.

Hal itu menjadi sorotan baginya karena ia tidak melihat adanya mata anggaran untuk insentif dalam draft perubahan anggaran yang diajukan oleh DLH.

“Janji bonus atau insentif untuk petugas kebersihan harus disiapkan karena sudah dijanjikan pak Bima saat perayaan Adipura. Jangan sampai ini mengecewakan para petugas yang sudah bekerja keras menjadi salah satu pahlawan Adipura,” ujar Zenal.

Padahal, menurutnya permasalahan sampah di Kota Bogor tidak boleh dipandang sebelah mata.

Tercermin dari adanya aksi massa dari para petugas yang terjadi beberapa waktu lalu dan berakibat kepada terhentinya sirkulasi pembuangan sampah yang akhirnya berdampak kepada banyak sektor.

Oleh karena itu ia menekan DLH Kota Bogor untuk segera menyiapkan rancangan pemberian bonus atau insentif kepada para petugas sampah.

“Perlu dipenuhi ini insentif, karena adipura bisa dipertahankan berkat mereka. Bagaimana kita bisa mempertahankan lagi kalau kesejahteraan mereka tidak diperhatikan," terangnya.

"Terkait persampahan ini harus diperhatikan dengan baik dan serius. Karena kalau masalah sampah tidak teratasi, maka akan berpengaruh kepada semua lini,” tegas dia.

Senada dengan Zenal, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, juha berpendapat bahwa kesejahteraan petugas kebersihan perlu diperhatikan.

Hal itu lantaran para petugas kebersihan telah bekerja tanpa kenal waktu dan menjadi garda terdepan dalam menganhkut sampah di permukiman, taman, gedung-gedung instansi dan seluruh tempat di Kota Bogor.

“Kota ini tidak terlihat kumuh dan dapat merengkuh gelar Adipura ini karena dedikasi dari petugas kebersihan, sehingga perlu diperhatikan dengan sangat baik kesejahteraan mereka,” ujar Atang.

Ia juga menyebut bahwa Pemerintah Kota Bogor perlu melakukan survei kesejahteraan yang nantinya divalidasi dengan apa yang dibutuhkan oleh para petugas kebersihan agar perumusan anggaran bisa tepat guna dan tepat sasaran.

“Dengan ditingkatkan kesejahteraannya, kami berharap profesionalisme petugas kebersihan dapat meningkat. Sehingga Kota Bogor bisa meraih penghargaan Adipura Kencana,” harap dia.(fat)

Editor : Alpin.
#adipura #DLH Kota Bogor #Insentif Petugas Kebersihan